Kebingungan Jadi Gejala Covid-19? Berikut Sejumlah Gejala Lain yang Terkait Varian Baru Virus Corona

Kasus Covid-19 belum menunjukkan tanda-tanda makin berkurang, bahkan yang mengejutkan sejumlah negara mengklaim adanya temuan varian baru virus corona

Editor: Siti Fatimah
AFP PHOTO/CENTERS FOR DISEASE CONTROL AND PREVENTION/ALISSA ECKERT/HANDOUT
Ilustrasi Covid-19- lang akhir tahun kasus Corona Virus belum menunjukkan tanda-tanda makin berkurang, bahkan yang mengejutkan sejumlah negara mengklaim adanya temuan varian baru virus corona. 

- Nyeri otot

- Ruam kulit.

"Jika Anda mengalami gejala apa pun terkait Covid-19, jangan ambil risiko. Anda dan keluarga harus segera melakukan isolasi dan idealnya sesegera mungkin untuk melakukan tes," ucap peneliti dari King's College.

 Peringatan WHO
 

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mendesak anggotanya di Eropa untuk meningkatkan upaya melawan varian baru virus corona SARS-CoV-2 yang menyebar di Inggris.

Di luar Inggris, varian baru virus corona ditemukan pada 9 kasus di Denmark, serta masing-masing 1 kasus di Belanda dan Australia.

"Di seluruh Eropa, di mana penularannya intens dan meluas, negara-negara perlu menggandakan pendekatan pengendalian dan pencegahan mereka," ujar juru bicara WHO, 20 Desember 2020.

Anggota WHO di seluruh dunia diminta merunut virus SARS-CoV-2 dan berbagi data urutan internasional, khususnya bagi negara yang melaporkan adanya mutasi virus yang sama.

Baca juga: Mulai Musim Hujan, Begini TIPS Menjaga Kesehatan Tubuh di Musim Hujan saat Pandemi ala dr Lenny Tan

WHO mencatat, strain baru dari virus corona ini kemungkinan dapat menyebar lebih mudah di antara orang-orang dan memengaruhi tes diagnostik.

"Informasi awal bahwa varian tersebut dapat memengaruhi kinerja beberapa tes diagnostik," tulis WHO.

Keyakinan pembuat vaksin Sementara itu, pembuat vaksin Moderna Inc meyakini kekebalan yang ditimbulkan oleh vaksin buatannya akan melindungi varian baru Covid-19 di Inggris.

Perusahaan itu berencana menjalankan tes untuk memastikan efektivitas vaksin terhadap strain apa pun.

Perusahaan yang berbasis di AS itu menjelaskan akan melakukan tes tambahan vaksin dalam beberapa minggu mendatang untuk memastikan ekspektasinya.

Pernyataan Moderna ini muncul di tengah rencana pemerintah Inggris untuk menempatkan sebagian besar wilayahnya di bawah pembatasan paling ketat.

Baca juga: Luar Biasa Manfaat Kunyit Putih Bagi Kesehatan Tubuh, Atasi Maag, Rematik hingga Oabt Kumur

Hal ini disebabkan oleh munculnya varian baru virus corona yang lebih menular 40-70%.

Halaman
123
Sumber: Kontan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved