Dinas Kesehatan Kota Bandung Gelar Rapid Test Antigen ke 255 Wisatawan, 9 Reaktif Covid-19
Dinas Kesehatan Kota Bandung sudah melakukan pengetesan rapid test antigen terhadap 255 orang di Kota Bandung
Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dinas Kesehatan Kota Bandung sudah melakukan pengetesan rapid test antigen terhadap 255 orang di Kota Bandung.
Rapid test antigen acak itu baru dilakukan terhadap wisatawan di hotel dan penumpang terminal Leuwipanjang.
Dari total 255 pengetesan itu, 225 diantaranya dilakukan di terminal Leuwipanjang dan 30 di tiga hotel di Kota Bandung.
Dari jumlah itu, sudah ada sembilang yang dinyatakan reaktif dan semuanya berasal dari pengetesan di terminal Leuwipanjang. Sementara di hotel hasilnya negatif semua.
Baca juga: BLACKPINK Bikin Catatan Fenomenal Lagi, Ice Cream Ditonton Lebih 450 Juta Kali di YouTube
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, Ahyani Raksanagara mengatakan,
penumpang yang dinyatakan reaktif Covid-19 tidak boleh berangkat dan akan diberikan pengantar untuk pemeriksaan lebih lanjut yaitu tes PCR.
"Tidak boleh berangkat (penumpang), diberi pengantar untuk pemeriksaan lanjutan. Untuk Kota Bandung puskesmas dikontak," ujar Ahyani, saat dihubungi Minggu (27/12/2020).
Selain di dua tempat itu, Dinas Kesehatan dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung juga bekerja sama dengan pengelola Kebun Binatang Bandung untuk melakukan pengetesan kepada pengunjung.
Baca juga: Warga Jerman yang Datangi Markas FPI Ternyata Bukan Diplomat, Tapi Anggota Badan Intelijen
"Kebun binatang 100 (orang). Kebun binatang hari ini saja. Merupakan bagian tempat wisata," katanya.
Berdasarkan pusat data dan informasi Covid-19 Kota Bandung hingga Minggu 27 Desember 2020, jumlah kasus Covid-19 kumulatif mencapai 5.419 kasus. Terdiri dari kasus aktif 620 orang, kasus sembuh 4.645 dan kasus meninggal dunia 154 orang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/calon-penumpang-di-terminal-leuwipanjang-harus-menjalani-rapid-test-antigen.jpg)