Breaking News:

Hasil Audit, Dua Paslon Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran Habiskan Dana Kampanye Rp 2,5 Miliar

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran mengumumkan hasil audit laporan dana kampanye

tribunjabar/hilman kamaludin
Pengumuman hasil audit laporan dana kampanye pasangan calon bupati dan wakil bupati Pangandaran 2020 di Kantor KPU, Kamis (24/12/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran mengumumkan hasil audit laporan dana kampanye pasangan calon bupati dan wakil bupati Pangandaran 2020 di Kantor KPU, Kamis (24/12/2020).

Dalam pengumuman tersebut disebutkan, pasangan calon bupati dan wakil bupati Pangandaran nomor urut 1, Jeje Wiradinata-Ujang Endin Indrawan (Juara) menerima dana kampanye sebesar Rp 2.698.012.188 dan dana tersebut tidak tersisa atau saldonya kosong.

Sementara untuk pasangan calon nomor urut 2, Adang Hadari-Supratman (Aman) menerima dana kampanye sebesar Rp 2.570.650.000.

Baca juga: Mobil Pelat Merah Terpantau Membaur Bersama Pemudik di Jalur Pantura Indramayu

Bahkan, pasangan ini juga menghabiskan penerimaan dana tersebut hingga dananya tak tersisa. Artinya, kedua pasangan calon tersebut jumlah penerimaannya, sama dengan pengeluaran.

"Penerimaan dana kampanye itu pada prinsipnya sudah diatur dalam regulasi," ujar Komisioner KPU Pangandaran Divisi Hukum dan Pengawasan, Suwardi Maninggesa saat ditemui usai pengumunan, Kamis (24/12/2020).

Suwardi mengatakan, untuk pihak-pihak yang dibolehkan untuk menyumbang terhadap kedua pasangan calon tersebut di antaranya, pasangan calon sendiri, partai politik pengusung, perorangan, dan perusahaan swasta.

Sementara berdasarkan hasil laporan penerimaan sumbangan dana kampanye (LPSDK), pasangan Juara  mengeluarkan dana pribadi sebesar 610.000.000 dan sumbangan perseorangan Rp 675.000.000, sehingga totalnya Rp 1.285.000.000.

Baca juga: Sepasang Suami Istri Renta di Indihiang Kota Tasik Tersambar Bola Api, Gara-gara Tabung Gas Bocor

Sedangkan untuk pasangan Aman, mengeluarkan dana pribadi sebesar Rp 1.537.050.000 dan sumbangan perseorangan Rp 311.600.000 sehingga totalnya mencapai Rp 1.848.650.000.

"Berdasarkan hasil audit, kedua pasangan calon ini masuk kategori patuh karena hasil pengeluarannya sudah sesuai dan jelas," katanya.

Menurutnya, semua pengeluaran dana kampanye tersebut sudah disesuaikan dengan bukti-buktinya, terutama kwintasi dan bukti yang lain, sehingga saat dinilai oleh akuntan publik yang melakukan audit dana tersebut, keduanya dinilai patuh.

"Mungkin disitu, penilainnya masuk dalam kategori patuh," ucap Suwardi.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved