Kabar Seleb
Teddy Dimintai Tanggung Jawab Rizky Febian, Kuasa Hukum Teddy Ngotot Ada Perhitungan Harta Gono-gini
Rizky Febian dan Putri Delina mempertanyakan hak harta warisan yang diduga dijual Teddy. Kini, pertanyaan itu kembali ditangguhkan pihak Teddy lewat
Penulis: Hilda Rubiah | Editor: Seli Andina Miranti
Menurutnya harta gono-gini dalam harta warisan bisa dipecahkan dan dihitung secara adil.
Ali pun membeberkan bila bukan hal mungkin dalam harta warisan tersebut pun terdapat harta gono-gini yang tercampur saat Lina hidup bersama Teddy.
“Itung dulu, selama menikah misal ada penambahan harta, nambah piring, nambah rumah atau mobil,”
“Itu dibundel dulu, baru dibagi dua,”
“Otomatis, istrinya (Lina) meninggal hartanya ahli warisnya anak-anaknya dan suaminya yang baru,” jelasnya.

Baca juga: AWAL MULA dan Benang Merah Rentetan Kontroversi Ribut Harta Warisan Lina hingga Klaim Teddy
Baca juga: Teddy Dicecar, 7 Pertanyaan Rizky Febian ke Teddy Soal Harta Lina Kosan Dijual hingga Perhiasan Raib
Lanjut tanggapan Ali, kuasa hukum Teddy itu menjelaskan soal yang uang dititipkan Rizky Febian tersebut, pihaknya juga meminta untuk mengeceknya terlebih dahulu.
Menurutnya penitipan uang dipersoalkan Rizky Febian itu mesti jelas.
Ali juga mempertanyakan penitipan uang tersebut tak tepat bila langsung dialamatkan dimintai tanggung jawab kepada Teddy.
Ali menyarankan agar pihak Rizky Febian dan Putri Delina melacak transaksi keuangan Teddy.
Meski begitu, sebagai kuasa hukum Teddy, ia juga berprasangka Teddy tidak mengambil harta yang bukan miliknya.
“Gampang kok, sebetulnya pembuktiannya, tidak harus berbelit-belit,” ujar Ali Nurdin, kuasa hukum Teddy.
Kuasa hukum Teddy itu juga membeberkan tanggapan dan alasan tak bisa hadir dalam undangan konferensi pers yang digelar Rizky Febian dan Putri Delina, kemarin.
Ali Nurdin menegaskan pihaknya saat itu sedang sibuk dan memiliki agenda padat pekerjaan.
Ia juga meminta pihak kuasa hukum Rizky dan Putri agar maklum.
Terlebih, ia mengaku baru mendapat undangan hadir dalam konferensi pers tersebut mendadak.