Breaking News:

Operasi Lilin Lodaya

Polresta Cirebon Gelar Rapid Test Personel Operasi Lilin Lodaya 2020, yang Reaktif Tak Boleh Tugas

Personel Polresta Cirebon yang akan bertugas dalam Operasi Lilin Lodaya harus menjalani rapid test.

Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baeqhaqi
Personel Polresta Cirebon saat menjalani rapid test di Pos Terpadu GT Palimanan Tol Cipali, Kabupaten Cirebon, Rabu (23/12/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Jajaran Polresta Cirebon melakukan rapid test bagi personel yang terlibat Operasi Lilin Lodaya 2020.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol M Syahduddi, melalui Kaurkes, Ipda Ilyas, mengatakan, semua personel diharuskan mengikuti pemeriksaan tersebut sebelum bertugas.

Menurut dia, rapid test dilaksanakan di dua lokasi berbeda, yakni Pos Terpadu GT Palimanan Tol Cipali dan Rest Area 228 Tol Kanci - Pejagan.

Baca juga: Pemkot Bandung akan Gelar Rapid Test Antigen ke Pengunjung Mall, Hotel, hingga Restoran

Baca juga: Misa Natal 2020 di GKI Indramayu Dilakukan Secara Live Streaming, Dampak Covid-19

"Rapid test ini untuk memastikan personel yang terlibat pengamanan Natal dan Tahun Baru 2021 kondisinya sehat dan bebas dari Covid-19," kata Ilyas saat ditemui di Pos Terpadu GT Palimanan Tol Cipali, Kabupaten Cirebon, Rabu (23/12/2020).

Ia mengatakan, rapid test juga dilakukan setiap hari terhadap semua personel yang bertugas di dua lokasi tersebut.

Dari mulai personel Polresta Cirebon, Kodim 0620/Kabupaten Cirebon, Dishub Kabupaten Cirebon, Satpol PP Kabupaten Cirebon, Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Jabar, dan lainnya.

Pelaksanaan rapid test juga bertujuan memberikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat.

"Kami pastikan personel yang terlibat pengamanan hari ini hasil rapid testnya nonreaktif," ujar Ilyas.

Ilyas menyampaikan, jika ada petugas yang hasil rapid testnya reaktif maka akan langsung ditangani Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon.

Petugas itupun akan menjalani swab test dan mendapat penanganan lanjutan dari tim medis.

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Dinkes Kabupaten Cirebon mengenai perihal tersebut.

"Petugas yang rapid testnya reaktif tidak diizinkan terjun ke lapangan," ujar Ilyas.

Baca juga: Dua Tersangka Azan Jihad di Majalengka Tidak Ditahan, Begini Pertimbangan Polisi

Baca juga: Begitu Sayangnya Ferdi ke Nathalie Holscher, Anak Bungsu Sule Ini Sampai Bilang I Love You Bunda

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved