Breaking News:

Derita TKW Majalengka, Pulang-pulang Rumahnya Berpindah Tangan ke Bidan Desa, Diduga Ada Pemalsuan

Namun, keberadaannya di negara naga kecil Asia sejak tahun 2010 lalu itu tidak dalam keadaan tenang.

eki yulianto/tribun jabar
Kuasa Hukum TW, Dadan Taufik. TW TKW Majalengka yang mengaku rumahnya dikuasai oleh bidan desa sementara sang bidan desa menyebut telah membeli dari ayah TW. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON, MAJALENGKA - TW (50), merupakan seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Majalengka yang saat ini bekerja di negara Taiwan.

Namun, keberadaannya di negara naga kecil Asia sejak tahun 2010 lalu itu tidak dalam keadaan tenang.

Pasalnya, ia harus berupaya merebut kembali rumah miliknya yang saat ini ditempati oleh seorang bidan desa berinisial AH di salah satu desa di Kecamatan Sindang, Kabupaten Majalengka.

Menurut pengakuan TW melalui sambungan telpon, rumahnya sudah dijual tanpa ada kesepakatan resmi dengan dirinya, maupun pihak keluarganya.

TW sendiri memang sengaja berangkat ke luar negeri untuk memenuhi kebutuhan kehidupan keluarganya.

Sebelum berangkat, janda satu anak ini mengaku meninggalkan utang ke salah satu bank sebesar Rp 50 juta.

"Tanpa ada koordinasi dan kesepakatan dengan saya maupun keluarga yang ada di kampung, utang ke pihak bank itu dibayar oleh bidan desa," ujar TW, Senin (21/12/2020).

Menurut versi ceritanya, ada kerjasama oknum perangkat desa, yang akhirnya menerbitkan akta jual beli rumahnya, yang kini masih ditempati oleh bidan desa tersebut.

Sementara, Akta Jual Beli (AJB) dan sertifikat rumahnya itu, kini telah terbit atas nama bidan desa.

Halaman
123
Penulis: Eki Yulianto
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved