Breaking News:

Polsek Pangandaran Gencarkan Operasi Yustisi Masker, 69 Orang Terjaring, Ada yang Disanksi Push Up

Pasca Pilkada Serentak, operasi yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan (prokes)  kembali digencarkan di Pangandaran.

Istimewa
Pasca Pilkada Serentak di Pangandaran, Tim gabungan kembali menggencarkan operasi yustisi protokol kesehatan yang Sabtu (19/12/2020) . 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS – Pasca Pilkada Serentak, operasi yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan (prokes)  kembali digencarkan di Pangandaran. Termasuk pada hari libur akhir pekan, Sabtu (19/12/2020).

Operasi yustisi prokes Sabtu (19/12) tersebut berlangsung di kawasan Jl Merdeka Pangandaran dengan melibatkan 61 personil gabungan yang terdiri dari 12 anggota TNI, 20 orang personil Polri, 22 orang anggota Satpol PP Pemkab Pangandaran, 5 karyawan Dishub dan 2 orang dari Dinas Pariwisata Pangandaran.

“Meski operasi yustisi sudah sering dilakukan, edukasi tentang prokes tak henti-hentinya. Tetapi tetap saja banyak warga yang  melanggar.Kondisi ini sangat disayangkan,” ujar Kapolsek Pangandaran Kompol Suyadi SH Sabtu (19/12/2020).

Baca juga: VIDEO-Kondisi Terkini Jalan Nasional Palabuhanratu-Sukabumi di Kampung Cikawini yang Ambles

Baca juga: Bingung Mau Kasih Kado Apa Saat Hari Ibu 2020? Ini Rekomendasi Hadiah yang Bisa Bikin Ibu Senang

Tim gabungan yang melakukan operasi yustisi Sabtu (19/12) siang berhasil menjaring 69 warga yang bandel, tidak pakai masker ketika beraktivitas di luar rumah.   

Dari 69 orang yang terjaring raziz tidak pakai masker tersebut menurut Kompol Suyadi, sebanyak 23 orang kena sanksi fisik push-up, 7 orang mendapat teguran lisan dan 15 orang kena teguran tertulis. Serta 5 orang lainnya disuruh mengucapkan teks Panca Sila.

“Untuk hari-hari berikutnya kami akan lebih gencar menggelar operasi yustisi penegakan disiplin prokes. Agar masyarakat  semakin sadar pentingnya pakai masker, mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir dan menjaga jarak untuk memutus mata rantai penularan Covid-19,” katanya (andri m dani)

Penulis: Andri M Dani
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved