Selasa, 21 April 2026

Buka Tutupnya Objek Wisata di Majalengka pada Libur Akhir Tahun Bergantung Pemberlakuan PSBM

Dalam masa PSBM di waktu tersebut, seluruh objek wisata diwajibkan tutup terlebih dahulu untuk sementara waktu.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Siti Fatimah
tribunjabar/eki yulianto
Tak Perlu Jauh ke Nepal, Main ke Dusun Cibuluh Majalengka Ini Sudah Serasa di Pegunungan Himalaya 2 

TRIBUNCIREBON, MAJALENGKA- Buka tutupnya objek wisata di Kabupaten Majalengka pada libur akhir tahun bergantung dari masa Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM).

Menurut keputusan Bupati Majalengka nomor 360/Kep.869-BPBD/2020 tentang penetapan pelaksanaan PSBM dalam penanggulangan Covid-19, bahwa PSBM diberlakukan hingga 28 Desember 2020.

Yang mana artinya, dalam masa PSBM di waktu tersebut, seluruh objek wisata diwajibkan tutup terlebih dahulu untuk sementara waktu.

Baca juga: Korban Covid-19 Meninggal di Daerah Ini Akan Dapatkan Bantuan Rp 15 Juta, Begini Syaratnya

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Majalengka, Lilis Yuliasih mengatakan selama masa PSBM, otomatis pemberlakuan penutupan objek wisata terus berlangsung.

Adapun ketika nanti bakal dibukanya wisata pada libur akhir tahun, bergantung keputusan Bupati saat masa PSBM akan berakhir.

Baca juga: Polemik Harta Lina Jubaedah Masih Berlanjut, Putra Sule, Rizky Febian akan Gelar Konferensi Pers

"Masih tutup, kita tunggu instruksi Bupati ke depannya," ujar Lilis, Sabtu (19/12/2020).

Terkait daya wisata di Majalengka sendiri ketika menjelang akhir tahun, dia menyebut, sangat diminati wisatawan.

Terutama wisata yang menawarkan panorama alamnya yang enak dipandang.

Baca juga: 22 Desember Surge Go Public, Bidik Milenial Berbisnis Digital Ikut Berpartisipasi Berinvestasi

Majalengka sendiri terkenal dengan wisatanya yang melimpah dari kekayaan alamnya.

"Kita punya Panyaweuyan, Curug Cipeuteuy, Bukit Mercury Sayang Kaak, Paralayang dan yang terbaru kita punya desa yang mirip dengan di Nepal sana," ucapnya.

Namun, dengan situasi yang masih pandemi ini, dirinya menyarankan para pengelola wisata untuk bersabar.

Baca juga: Vaksin Covid-19 Belum Tentu Cocok untuk Semua Orang, Ini Kata Epidemiolog

Utamakan kesehatan dan jangan sampai ada klaster wisata.

"Semoga kita selalu dalam lingdungan-Nya. Dan suasana bisa kembali normal serta wisatawan makin banyak untuk berkunjung ke Majalengka," jelas dia.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved