Breaking News:

Penanganan Virus Corona

Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Bupati Garut Tetapkan Status Siaga hingga Maret 2021

Status siaga bencana Covid-19 diberlakukan Pemkab Garut. Pembelakuan status siaga itu akan berlaku sampai Maret 2021.

tribunjabar/firman wijaksana
Bupati Garut, Rudy Gunawan saat memberi keterangan terkait lonjakan kasus positif Covid-19 di Pendopo Garut, Sabtu (24/10/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Firman Wijaksana

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Status siaga bencana Covid-19 diberlakukan Pemkab Garut. Pembelakuan status siaga itu akan berlaku sampai Maret 2021.

Bupati Garut, Rudy Gunawan mengatakan, penerapan status siaga itu dilakukan karena terus melonjaknya kasus Covid-19. Apalagi saat ini Garut masuk ke dalam zona merah Covid-19.

"Status siaga ini agar penanganannya bisa lebih optimal. Sampai Maret 2021 seluruh Kabupaten Garut berstatus siaga," kata Rudy, Rabu (16/12/2020).

Untuk mengatasi penyebaran Covid-19, pihaknya membentuk satgas Covid-19 hingga tingkat RT. Keberadaan satgas itu agar bisa cepat berkoordinasi dengan camat, kepala desa, dan gugus tugas jika terjadi kasus Covid-19.

RSUD dr Slamet Garut tetap jadi rujukan untuk merawat pasien positif Covid-19. Perawatan di RSUD dr Slamet dilakukan untuk pasien dengan gejala berat.

"Ada juga rumah sakit darurat yang dipakai. Yakni Rumah Sakit Medina, Rusunawa Gandasari, dan Islamic Center yang dipakai untuk isolasi masyarakat yang gejala sedang dan ringan," ucapnya.

Menurutnya, kondisi RSUD dr Slamet saat ini sudah penuh. Pihaknya pun akan kembali mencari tempat isolasi alternatif bagi yang terpapar virus corona.

Baca juga: PVMBG sebut 18 Wilayah di Jabar Rawan Bencana Hidrometeorologi, Berpotensi Terjadi di Akhir Tahun

Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut, hingga Selasa malam, terdapat penambahan 35 kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Selain itu, dilaporkan terdapat empat kasus terkonfirmasi positif Covid-19 meninggal dunia.

Hingga saat ini, total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Garut berjumlah 2.833 kasus. Sebanyak dua orang menjalani isolasi mandiri, 1.234 orang isolasi di rumah sakit, 1.523 orang sembuh, dan 74 orang meninggal.

Baca juga: Sulitnya Evakuasi Bus Pariwisata yang Nyungsep di Gentong dan Kisah Mistis Sang Tumbal Neng Syarifah

Pemerintah lewat Satgas Covid-19 saat ini terus menggencarkan kampanye penyuluhan 3M (Memakai masker, rajin mencuci tangan, dan selalu menjaga jarak).

Kampanye 3M ini terus menerus disosialisasikan supaya masyarakat tidak lupa bahwa penyebaran Covid-19 banyak datang dari pergerakan manusia. Makanya, pelaksanaan 3M harus dijalankan secara ketat.

Tribunjabar.id, grup Tribunnews.com, mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, 3M ( wajib memakai masker, wajib rajin mencuci tangan, dan wajib selalu menjaga jarak ).

Bersama-kita lawan virus corona.

Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved