Doa Harian
Jangan Terbalik, Bedakan Penempatan Ketika Mengucap Masya Allah dan Subhanallah, Gini Penjelasannya
Sering kali sebagian muslim terbalik menempatkan mengucap antara kedua lafadz tasbih Masya Allah dan Subhanallah. Berikut bedakan waktu tepat ketika
Penulis: Hilda Rubiah | Editor: Widia Lestari
TRIBUNJABAR.ID - Sahabat muslim, tentu sudah mengetahui lafadz tasbih.
Dua di antaranya lafadz tasbih yang sering diucapkan adalah Masya Allah dan Subhanallah.
Namun, sering kali sebagian muslim terbalik menempatkan mengucap antara kedua lafadz tasbih tersebut.
Ya, mengucap Masya Allah dan Subhanallah ditempatkan dalam waktu yang berbeda.
Ada waktu tertentu kapan waktu tepat mengucapkan Masya Allah atau Subhanallah.
Baca juga: Bacaan Doa Pergantian Bulan dan Doa Pergantian Tahun, Lengkap dalam Bahasa Arab, Latin dan Artinya
Dilansir dari konsultasisyariah.com, Ustadz Ammi Nur Baits menjawab pertanyaan tersebut.
Keadaan atau waktu tepat mengucap Masya Allah
Ustadz Ammi Nur Baits menjelaskan dalil seseorang tepat mengucapkan Masya Allah disadur dalam Al Quran Surat Al Kahfi: 39.
وَلَوْلا إِذْ دَخَلْتَ جَنَّتَكَ قُلْتَ مَا شَاءَ اللَّهُ لا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ
“Mengapa kamu tidak mengatakan waktu kamu memasuki kebunmu “maasyaallaah, laa quwwata illaa billaah (sungguh atas kehendak Allah semua ini terwujud, tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah).”
Dari ayat tersebut, menjadi dasar seseorang tepat atau dianjurkan mengucapkan Masya Allah ketika melihat sesuatu hal baik.
Selain itu, dalam tafsir surat Al Kahfi tersebut, Imam Ibnu Utsaimin mengatakan ucapan Masya Allah juga berlaku ketika seseorang merasa kagum.
Seperti, melihat keindahan alam, kagum akan kecantikan, pesona, kagum terhadap hal baik lainnya.
Termasuk ketika merasa kagum terhadap sesuatul hal yang dimiliki oleh orang lain.
Di samping lain mengucapkan Masya Allah, muslim juga dianjurkan mendoakan keberkahan untuknya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ilustrasi-berdoa.jpg)