Peradaban Hindu-Budha di Indramayu Pada Masa Lalu Mulai Terungkap, Ini Temuan-Temuannya

Peradaban Hindu-Budha di Kabupaten Indramayu pada masa lalu perlahan mulai terungkap.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Ichsan
tribunjabar/handika rahman
Peradaban Hindu-Budha di Indramayu Pada Masa Lalu Mulai Terungkap, Ini Temuan-Temuannya 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Peradaban Hindu-Budha di Kabupaten Indramayu pada masa lalu perlahan mulai terungkap.

Hal ini ditandai dengan temuan-temuan yang didapat dalam kegiatan ekskavasi di lokasi dugaan candi di Blok Dingkel Desa Sambimaya, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu.

Ekskavasi itu dilakukan oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Banten dan Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Indramayu mulai tanggal 2-11 Desember 2020.

Ketua Tim Penelitian Dan Penyelamatan Situs Dingkel, Soni Prasetiya Wibawa mengatakan, tim sedikitnya menemukan sebanyak 21 susunan lapisan bata merah dan sudut bangunan yang diduga candi.

"Tim juga menemukan lantai bangunan dan fragmen atau pecahan stupa yang berbahan bata merah," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Senin (14/12/2020).

Baca juga: Biodata Lengkap Letjen TNI Herman Asaribab, Wakil dari KSAD Andika Perkasa, Kini Meninggal Dunia

Selain itu, tim juga menemukan lantai bangunan dan fragmen atau pecahan stupa yang berbahan bata merah.

Termasuk temuan pecahan keramik eropa, serta fragmen-fragmen yang merupakan tepian gerabah dan arang.

"Temuan di situs Dingkel ini sangat menarik bagi tim," ujar dia.

Sementara itu, Arkeolog senior sekaligus ahli candi Indonesia Prof Dr Agus Aris Munandar menambahkan, berdasarkan temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa situs Dingkel dahulunya adalah kawasan atau kompleks permukiman umat Budha pada masa lalu.

Baca juga: Hasil Undian 16 Besar Liga Champions 2020-2021, Liverpool vs RB Leipzig, Juara Bertahan Lawan Lazio

Temuan ini juga memiliki kesamaan dengan situs Batujaya di Karawang dan situs Muaro Jambi di Jambi.

"Saya meyakini ada reruntuhan stupa besar di kawasan itu dan perlu dilakukan penelitian dan ekskavasi secara berkala agar segera terungkap," ujar dia.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved