Cerita Kakek Sudinta Saat Rumahnya Ambruk Diterjang Longsor, Istrinya Luka-luka di Wajah

Sudinta (75) berucap syukur karena ia bersama istrinya, Engkom (65), bisa selamat dari musibah longsor

Penulis: Firman Suryaman | Editor: Ichsan
tribunjabar/firman suryaman
Cerita Kakek Sudinta Saat Rumahnya Ambruk Diterjang Longsor, Istrinya Luka-luka di Wajah 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Sudinta (75) berucap syukur karena ia bersama istrinya, Engkom (65), bisa selamat dari musibah longsor yang menghancurkan rumahnya, Minggu (13/12) malam.

"Alhamdulillah saya dan istri bisa selamat, padahal rumah ambruk tertimpa longsor," ujar Sudinta yang hanya mengalami luka lecet di kaki, saat ditemui, Senin (14/12).

Sudinta menuturkan, saat musibah terjadi ia bersama istrinya sedang makan di dapur.

Tiba-tiba terdengar suara gemuruh disusul kemudian material tanah yang menjebol dinding bilik dapur dan menimpa keduanya.

Baca juga: Bukan Narkoba Ini yang Ditemukan Saat Razia Kamar Narapidana di Lapas Warungkiara Sukabumi

"Saya langsung melindungi istri dari hantaman material tanah dengan cara memeluk dari belakang. Setelah itu saya hanya bisa pasrah dan sempat mendengar rumah ambruk," ujar Sudinta.

Setelah suasana mulai mereda, Sudinta langsung berucap syukur karena merasakan tak ada benda apa pun yang menimpa tubuh ia dan istrinya walau rumah ambruk. 

Namun ia mendapati muka Engkom berdarah-darah diduga semoat terhantam benda. Ia pun akhirnya merasakan sakit di bagian kakinya.

Tak lama warga berdatangan dan memanggil-manggil namanya. Sudinta pun menyahut, dan warga pun akhirnya menemukan Sudinta bersama Engkom di bawah puing-puing rumah.

Rumah Bilik Pasangan Renta Ambruk Tertimpa Longsor di Salawu Tasikmalaya, Begini Kondisi Korbannya
Rumah Bilik Pasangan Renta Ambruk Tertimpa Longsor di Salawu Tasikmalaya, Begini Kondisi Korbannya (tribunjabar/firman suryaman)

Baca juga: Tiga Anggota FPI Tersangka Kasus Kerumunan Malah Minta Ditahan tapi Kata Polisi Tidak akan Ditahan

Karena rumah sudah ambruk dan hanya tinggal bagian atap,  warga melakukan upaya penyelamatan melalui atap rumah, dengan cara menyingkirkan genting dan memotong reng.

Setelah berhasil dievakuasi, malam itu juga warga membawa kedua korban yang selamat ke Puskesmas. Luka-luka di muka Engkom cukup serius sehingga perlu dipasang perban.

"Alhamdulillah, segini juga masih diberikan keselamatan oleh Allah SWT," kata Sudinta. Sementara Engkom tampak masih trauma.

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved