Mantan Kiper Persib Meninggal
BREAKING NEWS: INNALILLAHI, Mantan Kiper Persib Agus Atha Meninggal Dunia di Cimahi Tadi Pagi
Mantan kiper Persib Bandung era Kompetisi Perserikatan itu meninggal dunia pada pukul 03.00 WIB, dikediamannya di Cimahi, Senin 14 Desember 2020.
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Innalillahi Wainnailaihi Rojiun. Kabar duka, mantan kiper Persib Bandung Agus Atha meninggal dunia.
Mantan kiper Persib Bandung era Kompetisi Perserikatan itu meninggal dunia pada pukul 03.00 WIB, dikediamannya di Cimahi, Senin 14 Desember 2020.
Jenazah Agus Atha sudah dimakamkan tadi pagi.
Keluarga dan sahabatnya turut berduka dan mendoakan untuk kehidupan akhiratnya yang lebih baik.
Baca juga: 8 Daerah di Jawa Barat Beresiko Tinggi Penyebaran Covid-19, Pemprov Kembali Siapkan Tempat Isolasi
Baca juga: Siang Ini Pukul 13.00 WIB, Jenderal Anak Buah Kapolri Jenderal Idham Aziz Diperiksa Komnas HAM
Perjalanan Karier Agus Atha
Setelah gantung sepatu di tahun 1996, mantan kiper Persib Bandung, Agus Atha, memulai karir menjadi pelatih kiper di tahun 1997.
Kiper Persib era 1980-an ini diberi kepercayaan oleh Manajer Persib Selection untuk menjadi pelatih kiper.
Tahun 1998, Agus Atha menjadi pelatih kiper tim Porda Kota Bandung dan berhasil masuk semifinal di Kabupaten Bogor.
"Saya di tahun 2000 mendampingi pelatih utama membawa tim Persib Junior, kami hanya lolos sampai ke 8 besar nasional," ujar Agus Atha di Lapangan Lodaya, Sabtu (10/2/2018).
Di tahun 2003, ia masih memegang Persib Junior dan berhasil membawa Persib Junior menjuarai Piala Soeratin.
Baca juga: Siang Ini Pukul 13.00 WIB, Jenderal Anak Buah Kapolri Jenderal Idham Aziz Diperiksa Komnas HAM
Agus Atha masih ingat saat itu babak final Piala Soeratin dilangsungkan di Stadion Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.
Namun di tahun 2004, Persib Junior tidak meraih juara, hanya lolos 16 besar.
Tahun 2005, Agus Atha mendampingi Sutiono melatih Persib U-15 dan berhasil menjuarai Piala Haornas.
Agus Atha juga sempat melatih Persib kelompok usia under 23 dikejuaraan PSSI 2016. Timnya lolos sampai babak final tapi hanya sebagai runner up.
Setelah itu ia mendapat panggilan untuk menjadi pelatih kiper Persiba Bantul sampai tahun 2008. Ia membawa Persiba yang sebelumnya main di divisi satu promosi ke divisi utama.
Baca juga: Konflik di Arsenal Makin Panas - Arteta Akan Hancurkan Pemain yang Bocorkan Kisruh Internal ke Media