20 Finalis ITB Career Center Hasilkan Produk Ramah Lingkungan, dari Wise Waste Sampai NYAMPIH
Dua puluh finalis Entrepreneurship Festival PMW X TOP 2020 menghasilkan sejumlah produk yang ramah lingkungan.
Penulis: Tiah SM | Editor: taufik ismail
Laporan Wartawan Tribun Jabar , Tiah SM
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Entrepreneurship Festival PMW X TOP 2020, kolaborasi Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) yang digelar ITB Career Center dan Technopreneurship Orientation Program (TOP) dari LPIK ITB, kembali digelar.
Acara puncak dari rangkaian kegiatan PMW X TOP ITB 2020 berisi talkshow kewirausahaan dan pameran inovasi dari kelompok mahasiswa dilaksanakan secara virtual.
"Dua puluh besar finalis PMW x TOP 2020 yang didominasi produk dan jasa inovatif untuk mendukung masa depan yang ramah lingkungan." ujar Direktur ITB Career Center, Sonny Rustiadi PhD, di ITB, Senin (14/12/2020).
Baca juga: UPDATE YouTube Down, Trending di Twitter, Netizen Mengeluh, Kini Aplikasi Youtube Bisa Diakses Lagi
Baca juga: Curhat Pengusaha Gedung Tempat Resepsi Diterpa Pandemi Covid-19, Bukan Hanya Mereka yang Menderita
Sonny mengatakan, ada Wise Waste, yang menjadi enviro start-up manajemen persampahan.
Pelayanan yang ditawarkan yakni jasa pengelolaan sampah mulai dari konsultasi manajemen persampahan, pelatihan, hingga pengadaan fasilitas operasional sampah.
Progress usaha Wise Waste saat ini sudah menjadi mitra 10 badan usaha dalam pengelolaan sampah.
Ada pula aplikasi dan penerapan NYAMPIH yang dapat menghubungkan pengangkut sampah dan pelanggan dengan sistem penjemputan fleksibel.
Pelanggan bebas menggunakan layanan meski sebelum memesan harus mengkategorikan sampahnya terlebih dahulu seperti botol plastik, kertas atau karton, dan sisa makanan.
"NYAMPIH sudah tersedia di Soreang, Kabupaten Bandung, Sumedang, dengan total 50 pelanggan," ujar Sonny.
Selain itu, ada VIsitInd, platform yang memadukan IoT untuk melakukan integrasi data pariwisata, smart recognition, dan marketplace untuk monitoring Covid-19 dan rekayasa pergerakan wisatawan.
Ide besarnya, membangkitkan kembali sektor pariwisata Indonesia dengan mengedepankan aspek kesehatan dan keselamatan sebagai value utama yang ditawarkan pada customer.
Menurut Sonny, kolaborasi PMW X TOP 2020 dilakukan untuk mendukung ITB menjadi Entrepreneurial University.
Entrepreneurial University dapat terwujud dengan membangun ekosistem inovasi dan entrepreneurship di kalangan mahasiswa.
Baca juga: Soal Belajar Tatap Muka Awal Januari, Disdik Jabar Masih Tunggu Rekomendasi Pemkab Sukabumi
Baca juga: Hasil Undian 32 Besar Liga Europa, AC Milan Diundi Lawan Red Star Belgrade
“Banyak inovasi yang diciptakan oleh mahasiswa yang memiliki nilai komersial tinggi. Maka perlu suatu dukungan berupa pendampingan, pembinaan, pelatihan dan bantuan pendanaan melalui program PMW X TOP ITB 2020,” ujar Sonny.
Acara ini diikuti lebih dari 75 peserta kelompok PMW X TOP ITB 2020.
Kategori bisnis peserta Virtual Entrepreneurship Festival PMW X TOP 2020 terdiri atas, delapan kelompok kategori teknologi lingkungan dan IOT, delapan kelompok untuk kategori teknologi kesehatan kecantikan, 13 kelompok untuk kategori jasa dan sosial, 13 kelompok untuk kategori ICT, 17 kelompok untuk kategori boga dan 16 kelompok untuk kategori fashion dan kreatif.
PMW adalah program ITB Career Center yang memberikan pendanaan bagi mahasiswa wirausaha yang memiliki start up dan scale up.
Kategori start up merupakan kelompok mahasiswa yang baru membangun bisnisnya, sehingga belum pernah mendapatkan pendanaan atau mengikuti program kewirausahaan sebelumnya.
Sedangkan scale up adalah kelompok mahasiswa wirausaha yang melanjutkan pendanaan PMW ataupun program TOP sebelumnya.
Sejalan dengan PMW, LPIK ITB memiliki program serupa yaitu TOP.
TOP merupakan program LPIK ITB yang berisi pembekalan dan pembinaan bisnis kepada para peserta yang memiliki ide-ide yang ingin dikomersialisasikan.
Acara talkshow dengan tema “Technopreneur masa kini dan masa depan” diisi Achmad Zaky yang merupakan Partner of INIT-6 & Founder Bukalapak sebagai Keynote Speaker.
Selain itu, ada pula Wawan Dhewanto ST,M.Sc.,Ph.D. (SBM ITB), Meydam Gusniar (Head of Business Development Waste4Change), dan Arizky Iriawansyah (Micro Banking Cluster Manager).
Sedangkan sesi kedua mengusung tema “Strategi menjadi creativepreneur 4.0 di Era Pandemi” dipandu oleh Adrian Ariatin sebagai moderator dan tiga pembicara.
Para pembicara di sesi kedua adalah Sofian (CEO Warung Pintar), Sharlin (CEO Nusantics), dan Anggriawan (CTO Suitmedia).
Kegiatan PMW X TOP 2020 dilaksanakan sepanjang tahun 2020, dimulai pada tahap pendaftaran pada Juli 2020, acara pembinaan, talkshow, hingga acara puncak berupa pameran kewirausahaan pada Desember 2020.
“Diharapkan kegiatan ini dapat mendorong mahasiswa untuk menghasilkan produk-produk inovatif yang dapat memiliki nilai komersial, daya saing tinggi, dan bermanfaat bagi masyarakat,” kata Sonny.