20 Finalis ITB Career Center Hasilkan Produk Ramah Lingkungan, dari Wise Waste Sampai NYAMPIH
Dua puluh finalis Entrepreneurship Festival PMW X TOP 2020 menghasilkan sejumlah produk yang ramah lingkungan.
Penulis: Tiah SM | Editor: taufik ismail
Acara ini diikuti lebih dari 75 peserta kelompok PMW X TOP ITB 2020.
Kategori bisnis peserta Virtual Entrepreneurship Festival PMW X TOP 2020 terdiri atas, delapan kelompok kategori teknologi lingkungan dan IOT, delapan kelompok untuk kategori teknologi kesehatan kecantikan, 13 kelompok untuk kategori jasa dan sosial, 13 kelompok untuk kategori ICT, 17 kelompok untuk kategori boga dan 16 kelompok untuk kategori fashion dan kreatif.
PMW adalah program ITB Career Center yang memberikan pendanaan bagi mahasiswa wirausaha yang memiliki start up dan scale up.
Kategori start up merupakan kelompok mahasiswa yang baru membangun bisnisnya, sehingga belum pernah mendapatkan pendanaan atau mengikuti program kewirausahaan sebelumnya.
Sedangkan scale up adalah kelompok mahasiswa wirausaha yang melanjutkan pendanaan PMW ataupun program TOP sebelumnya.
Sejalan dengan PMW, LPIK ITB memiliki program serupa yaitu TOP.
TOP merupakan program LPIK ITB yang berisi pembekalan dan pembinaan bisnis kepada para peserta yang memiliki ide-ide yang ingin dikomersialisasikan.
Acara talkshow dengan tema “Technopreneur masa kini dan masa depan” diisi Achmad Zaky yang merupakan Partner of INIT-6 & Founder Bukalapak sebagai Keynote Speaker.
Selain itu, ada pula Wawan Dhewanto ST,M.Sc.,Ph.D. (SBM ITB), Meydam Gusniar (Head of Business Development Waste4Change), dan Arizky Iriawansyah (Micro Banking Cluster Manager).
Sedangkan sesi kedua mengusung tema “Strategi menjadi creativepreneur 4.0 di Era Pandemi” dipandu oleh Adrian Ariatin sebagai moderator dan tiga pembicara.
Para pembicara di sesi kedua adalah Sofian (CEO Warung Pintar), Sharlin (CEO Nusantics), dan Anggriawan (CTO Suitmedia).
Kegiatan PMW X TOP 2020 dilaksanakan sepanjang tahun 2020, dimulai pada tahap pendaftaran pada Juli 2020, acara pembinaan, talkshow, hingga acara puncak berupa pameran kewirausahaan pada Desember 2020.
“Diharapkan kegiatan ini dapat mendorong mahasiswa untuk menghasilkan produk-produk inovatif yang dapat memiliki nilai komersial, daya saing tinggi, dan bermanfaat bagi masyarakat,” kata Sonny.