Pemkab Sumedang Luncurkan Berbagai Inovasi, Dukung Kinerja Pelayanan kepada Masyarakat
Pemkab Sumedang luncurkan berbagai inovasi yang diperlukan demi meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat
Penulis: Kemal Setia Permana | Editor: Siti Fatimah
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang tengah memacu semangat berinovasi untuk mendukung berjalannya roda pemerintahan.
Bupati Sumedang, Dr H Dony Ahmad Munir ST MM, menilai bahwa inovasi ini mutlak diperlukan demi meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat.
Satu di antara sekian inovasi yang digulirkan, bahkan digagas langsung dirinya sebagai kepala daerah yaitu melalui hadirnya Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Desa.
Baca juga: 8 Karyawan Positif Covid-19, Sempat Tutup Cegah Penyebaran, Grafika Cikole Kembali dibuka
Inovasi ini membuat Kabupaten Sumedang menjadi kabupaten pertama di Indonesia yang menjalankan SAKIP Desa dengan harapan bisa menjadi kabupaten percontohan pengelolaan tata pemerintahan desa.
”SAKIP sebenarnya adalah alat untuk kami mengelola pemerintahan desa yang terukur. Maka dari itu, jalannya pemerintahan pun kemudian memiliki perencanaan kinerja, perjanjian kinerja, pengukuran kinerja, dan pelaporan kinerja,” kata Dony melalui siaran daring, Sabtu (12/12).
Baca juga: TERORIS BURON 20 Tahun Zulkarnaen Ditangkap, Terlibat Kasus Bom Bali, Diduga Hidup dari Kotak Amal
Tidak hanya SAKIP, bidang lain pun berhasil menciptakan inovasi, salah satunya di bidang kesehatan.
Pemkab Sumedang meluncurkan aplikasi Kontrol Cicing di Bumi (Koncibumi) yaitu sebuah aplikasi pelayanan rawat jalan dengan memberikan layanan antar obat untuk pasien rawat jalan di RSUD Sumedang.
Baca juga: Nekat Nyebrang Sungai Saat Arus Deras, Suami dan Ipar Selamat, Istri Hanyut Gara-gara Ini
Dony Munir mengatakan bahwa selama ini masih banyak masyarakat yang harus kontrol kesehatan dan meminta obat dengan datang langsung ke rumah sakit.
”Dengan hadirnya aplikasi Koncibumi ini, hanya dengan diam di rumah, membuka aplikasi dan menyampaikan permohonannya untuk memesan obat, maka pada hari itu juga petugas akan datang dan memberikan obat kepada pasien,” tutur Dony.
Baca juga: Positif Covd-19 Bertambah Antisipasi Lonjakan Kasus, Pemprov Jabar Siapkan 15 Gedung untuk Isolasi
Dony berharap agar Koncibumi mampu meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya di saat pandemi.
”Aplikasi ini sangat baik, apalagi di masa pandemi seperti ini karena akan mengurangi interaksi, sehingga membuat kita aman dari Covid-19. Aplikasi ini juga dapat membantu produktivitas tetap terjaga,” ujarnya.
Inovasi lain juga tampak pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sumedang yakni dengan hadirnya parkir berlangganan.
Baca juga: Rizieq Shihab Ditahan atau Tidak? Penyidik Tentukan dalam 1x24 Jam,5 Tersangka Diminta Serahkan Diri
Dengan parkir berlangganan, selain bisa berhemat, juga dihatapkan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
”Parkir berlangganan ini bisa mendongkrak PAD Sumedang dari sektor parkir, yang selama ini jumlahnya belum maksimal,” terang dia.
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah (Sekda) Sumedang Herman Suryatman, menyampaikan bahwa sebagai upaya mengimbangi kemajuan dunia teknologi informasi dan komunikasi, pihaknya telah meminta para aparatur melek teknologi dalam penyelenggaraan pemerintahan. Di antaranya melalui implementasi inovasi program e-Office.
Baca juga: Istri KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa Turun Tangan Kemas Paket untuk Anak-anak di Sentani Papua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/pemkab-sumedang-meluncurkan-aplikasi-kontrol-cicing-di-bumi-koncibumi.jpg)