Breaking News:

Petinggi RS Kasih Bunda Diperiksa di Gedung Merah Putih KPK, Terkait Kasus Ajay M Priatna

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa petinggi Rumah Sakit Umum Kasih Bunda Kota Cimahi.

Penulis: Ery Chandra | Editor: Giri
Tribun Jabar/Ery Chandra
Rumah Sakit Umum Kasih Bunda Kota Cimahi. Pembangunan rumah sakit ini menjerat Wali Kota Cimahi Ajay M Priatna ditangkap KPK. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa petinggi Rumah Sakit Umum Kasih Bunda Kota Cimahi,  hari ini, Selasa (8/12/2020).

Pemeriksaan itu terkait kasus korupsi yang menyeret Wali Kota Cimahi, Ajay M Priatna, beserta 10 nama lainnya.

Ajay diduga menerima suap mencapai Rp 1,661 miliar. Jumlah itu baru sebagian karena kesepakatan awal akan mendapat Rp 3,2 miliar.

Fee tersebut menjadi bagian memuluskan perizinan proyek pengembangan sebuah Rumah Sakit Kasih Bunda.

"Ya, benar, Cynthia Gunawan diperiksa di Gedung Merah Putih KPK," ujar PLT Juru Bicara KPK, Ali Fikri, saat dikonfirmasi Tribun, Selasa (8/12/2020).

Ali belum bisa menyampaikan kepada publik perihal hasil pemeriksaan.

Baca juga: Viral, Pagi Menikah, Malamnya Pengantin Wanita Meninggal, Teman Harusnya Kondangan Malah Melayat

Baca juga: Yamaha Lebih Pilih Sematkan Soket Car Charger di Sepeda Motor Gear 125, Ini Alasannya

Ali hanya memastikan Kepala Bagian Administrasi Umum dan Keuangan Rumah Sakit Umum Kasih Bunda, Kota Cimahi, itu diperiksa hari ini.

Diberitakan, Wali Kota Cimahi, Ajay M Priatna, terjerat operasi tangkap tangan oleh KPK pada Jumat (27/11/2020).

Ajay diduga terlibat suap perizinan rumah sakit tahun Anggaran 2018-2020. Ajay menerima suap dari tersangka Hutama Yonathan, Direktur Rumah Sakit Umum Kasih Bunda.

Ketua KPK, Firli Bahuri saat konferensi pers di Jakarta pada Sabtu (28/11/2020) siang, mengungkapkan pihak RSU Kasih Bunda mengajukan permohonan revisi izin mendirikan bangunan kepada DPMPTSP Kota Cimahi, guna menambah gedung pada 2019.

Baca juga: DPRD Jabar Dukung Bawaslu Tindak Tegas Oknum Money Politics di Pilkada

Lantas, Ajay meminta uang sebesar Rp 3,2 miliar kepada Hutama di satu restoran di Bandung untuk memuluskan perizinan tersebut. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved