Breaking News:

Jawa Barat Terima Produk Inovasi untuk Penanganan Covid-19 dari Kemenristek, Ini Bentuknya

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menerima sejumlah produk inovasi penanganan Covid-19 dari Kementerian Riset dan Teknologi.

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Giri
Tribun Jabar/Muhamad Syarif Abdussalam
Menristek/ Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro menyerahkan produk inovasi yang dihasilkan Konsorsium Riset dan Inovasi Covid-19 kepada Gubernur Jabar Ridwan Kamil dalam acara yang berlangsung di halaman depan Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (8/12/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menerima sejumlah produk inovasi penanganan Covid-19 dari Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN). 

Produk inovasi yang dihasilkan Konsorsium Riset dan Inovasi Covid-19 ini diserahkan langsung oleh Menristek/ Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro kepada Gubernur Jabar Ridwan Kamil dalam acara yang berlangsung di halaman depan Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (8/12/2020).

Produk inovasi yang diserahkan yakni tiga unit Autonomous UVC Mobile Robot untuk sterilisasi dan disinfeksi ruang isolasi medis Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Jabar, RS Hasan Sadikin, dan RS Pindad. Kemudian 3.000 unit uji CePAD Covid-19 Antigen Test (untuk RS Hasan Sadikin, RS Pendidikan Unpad). Juga tiga unit Ventilator X-VENT XMV 20 frontliner untuk RS Hasan Sadikin, RSUD Cimahi, dan RS Al Ihsan Bandung.

Kemudian 5 unit Purifier/Respirator PAPR LCC-Respira V.01 (untuk RS Melinda Bandung),1 unit Ventilator Transport Covent-20 UI untuk RSUD Sayang Cianjur,1 unit teknologi pembersih udara ATTACT untuk ruang kantor Gubernur Jabar, 1 unit Ventilator Indonesia (Vent-I) untuk RS Hasan Sadikin Bandung, 1 unit Mobile Lab BSL-2 untuk Pemda Kota Bogor, dan 2 unit Ventilator Robotflow HFNC untuk RS Hasan Sadikin Bandung.

Baca juga: Pelatih Persib Bandung Robert Alberts Ajak Asistennya Bertemu, Bahas Apa, Ya?

Emil, sapaan Ridwan Kamil, mengapresiasi penyerahan alat untuk penanganan Covid-19 ini, salah satunya pun diproduksi oleh Universitas Padjadjaran.

Ia menilai, peralatan untuk penanganan Covid-19 tidak harus mengandalkan produk dari luar negeri karena inovasi dalam negeri memiliki kualitas yang sama dengan biaya lebih murah.

"Karena itu saya apresiasi produk yang diserahkan (oleh Kemenristek) ini yang juga datang mayoritas dari inovator asal Jawa Barat," ujar Emil.

Ia pun menginstruksikan agar produk yang diserahkan tersebut langsung digunakan oleh instansi yang menerima untuk mempercepat penanganan Covid-19 di Jabar.

Selain menerima produk inovasi untuk penanganan Covid-19, Pemda Provinsi Jabar juga mendapatkan bantuan dari Kemenristek/BRIN berupa Teknologi Tepat Guna untuk pertanian.

Baca juga: Kasus Baku Tembak Laskar FPI dan Polisi Diambil Alih Mabes Polri, Ini Langkah yang Diambil

Baca juga: Sule Bikin Pengakuan Perekayasaan, Demi AdSense YouTube Bagus Minta Nathalie Hoslcher Lakukan Ini

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved