Breaking News:

KPID Jabar Dorong Konten Lebih Inspiratif di Tengah Pandemi

Adiyana mengatakan KPID Jabar berkomitmen untuk melakukan inovasi, meningkatkan kreativitas dan menjadi mitra penyiaran yang strategis dan produktif.

Tribun Jabar/ Muhamad Syarif Abdussalam
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melantik Komisi Penyiaran Informasi Daerah (KPID) Provinsi Jabar periode 2020-2023, di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jumat (4/12/2020). 

Sebelumnya, kepada komisioner terpilih, Gubernur Jabar Ridwan Kamil berpesan agar KPID dapat amanah, profesional, proaktif dan melayani publik dengan maksimal.

Masyarakat Jabar, kata Kang Emil, tergolong tinggi mengonsumsi melalui konten penyiaran melalui media televisi dan radio. Di era adaptasi kebiasaan baru (AKB) masyarakat dipaksa menikmati tayangan digital yang relatif sulit tersaring mana konten baik dan mana yang buruk bagi moral.

“Saya titip tolong kondisikan penyiaran di Jabar agar mengedepankan siaran yang informatif dan inspiratif,” ujarnya.

Kang Emil berpendapat, saat ini masyarakat sudah jenuh dengan konten-konten seputar COVID-19 yang menjadi santapan sehari-hari.

“Saat ini kita butuh cerita inspiratif dan konten yang bisa meningkatkan kebahagiaan kita. Dalam suasana yang saya sebut perang ini sudah menyerang psikologis dan mental kita, inilah yang menjadi sebuah tantangan bagi para komisioner penyiaran informasi di Jabar,” ungkapnya.

Tantangan lain KPID adalah hoaks yang bertebaran dan dengan mudahnya masuk ke ruang-ruang privat publik melalui gawai yang dimiliki.

“Tolong bantu kami juga dalam melawan berita bohong, provokatif, kita sering bertengkar dengan bangsa kita sendiri lewat provokatif,” tambahnya.

Baca juga: Jengkel Sampai Ubun-ubun, Rizal Gigit Telinga Kondektur Bus Sampai Putus, Korban Menjerit Kesakitan

Kang Emil berharap ada gagasan baru dari ketua komisioner terpilih, bukan hanya berkarakter penjaga marwah tapi konseptor. Melalui platform multipel, program edukatif di lembaga penyiaran seyogianya dapat ditingkatkan.

“Saya meyakini yang terpilih adalah orang-orang terbaik. Karena kemuliaan kita datang dari kebermanfaatan kita. Jabar sudah sangat baik dari multidimensi. Tolong diperbaiki oleh instrumen KPID dan tolong proaktif ketimbang pasif. Dalam adaptasi kebiasaan baru (AKB) ini peran KPID berlipat tugasnya,” tuturnya.

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved