Artis Tersandung Narkoba
Sebelum Ditangkap, Iyut Bing Slamet Banyak Posting Foto Selfie, Wajahnya yang Tampak Beda Disorot
Sebelum ditangkap polisi terkait dugaan kasus narkoba, Iyut Bing Slamet, adik Adi Bing Slamet aktif di media sosial.
Penulis: Widia Lestari | Editor: Hilda Rubiah
Misalnya, Bilur Bilur Penyesalan, Aku Benci Kamu, hingga Catatan Si Doi dan Mutiara Khatulistiwa.
Kemudian, pada era 1990an, Iyut Bing Slamet sempat bermain sinetron, seperti Mutiara Cinta, Mody Juragan Kost, dan Hantu Sok Usil.
Darah seni memang mengalir dalam tubuhnya. Ia dan sang kakak adalah anak dari artis kawakan Bing Slamet.
Namun, kini sang ayah sudah tiada. Bing Slamet meninggal pada usia 47 tahun.
Perempuan kelahiran Jakarta, 11 Juli 1968 ini memiliki ibu bernama Ratna Komala Furi.
Selain adik dari Adi Bing Slamet, Iyut juga merupakan adik Uci Bing Slamet.
Berdasarkan latar belakang pendidikannya, Ratna Fairus Akbar alias Iyut Bing Slamet merupakan lulusan Home College di Sydney Australia.
Ia sempat mengenyam pendidikan jurusan Manajemen Perhotelan.
Namun, hidup mantan artis cilik ini tak berjalan mulus. Ia sempat ditangkap polisi karena tersandung kasus narkoba pada 2011.
Kini, nasib buruk kembali dihadapinya. Ia dikabarkan kembali tersangkut dugaan kasus narkoba.
(Tribunjabar.id)
Barang Bukti di Rumah Iyut Bing Slamet
Artis senior berinisial RFA alias IBS (Iyut Bing Slamet) kembali terjerumus kasus penyalahgunaan narkoba.
IBS ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Jakarta Selatan di rumahnya di kawasan Kramat Sentiong, Johar Baru, Jakarta Pusat pada Kamis (3/12/2020) malam.
“Tadi malam tim kami Satuan Narkoba Polres Jakarta Selatan mengamankan seseorang berinisial IBS. Yang bersangkutan pernah atau mantan artis cilik,” kata Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Jakarta Selatan Kompol Wadi Sabani dalam video yang diterima Kompas.com, Jumat (4/12/2020) sore.
Wadi mengatakan, IBS akan menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Selatan pasca-penangkapan tadi malam.
Saat ditangkap, polisi menemukan barang bukti berupa sabu-sabu dan papper clip sabu bekas pakai.
“Dan kita sudah cek urine, hasilnya positif,” ujar Wadi.
Sebelumnya, IBS pernah ditangkap oleh Bareskrim Polri setelah kedapatan menggunakan narkoba jenis sabu. Kala itu IBS ditangkap di sebuah hotel di Mangga Besar, Jakarta Barat, pada 8 Maret 2011. "Dia sedang sendirian di kamar.
Dia kedapatan membawa sabu seberat 0,4 gram beserta alat isap," ucap Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Boy Rafli Amar di Mabes Polri saat itu. (Kompas.com)