Bos Paket dan Arisan Bodong Tertunduk, Bilang Tak Enak Badan saat Ditanya, Kerugian Capai Miliaran

Tersangka bos paket dan arisan bodong, AA (46) hanya tertunduk, saat Satreskrim Polres Cianjur melakukan press rilis paket dan arisan bodong

Tribun Jabar/ Ferri Amiril Mukminin
Satreskrim Polres Cianjur melakukan press rilis kasus paket dan arisan bodong 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Tersangka bos paket dan arisan bodong, AA (46) hanya tertunduk, saat Satreskrim Polres Cianjur melakukan press rilis paket dan arisan bodong yang telah merugikan banyak orang dengan nilai puluhan miliar.

"Tidak, saya sedang tidak enak badan," ujar AA singkat saat dimintai keterangan, di ruang Satreskrim Cianjur, Rabu (2/12/2020) siang.

AA lalu menyeka air matanya dengan sebuah tisu yang ia genggam, tangannya terlihat sedikit kaku dengan posisi kaki tertekuk duduk di sebuah kursi roda.

Kasatreskrim Polres Cianjur AKP Anton, mengatakan, berdasarkan korban yang melapor saat ini nilai kerugian yang terhimpun mencapai Rp 9 miliar.

"Uang dari hasil penipuan ini digunakan tersangka untuk kepentingan sendiri. Saat ini kami masih menyelidiki beberapa fakta baru perkembangan dari penipuan ini. Kami juga ikut memantau penggelapan aset hasil kejahatan apakah mengarah pada tindak pidana pencucian uang," kata Anton.

Anton mengatakan, pihaknya juga akan melakukan penggeledahan sesegera mungkin jika ditemukan tindak pidana pencucian uang dari hasil penipuan ini.

Baca juga: Terlalu Fokus Bahagiakan Diri, Inilah 4 Zodiak yang Sampai Lupa Cari Pacar, Capricorn Giat Bekerja

"Dari keterangan, tersangka memulai usahanya pada tahun 2014, memulai dengan usaha paket arisan dan jual beli barang cash dan kredit," katanya.

Tersangka terancam hukuman 7 tahun penjara.

Satreskrim mengatakan, butuh waktu tiga bulan untuk mengungkap kasus paket dan arisan bodong ini.

"Kami upayakan dari memanggil para saksi mencari keterangan dan keberadaan saksi lalu menaikan status dan dilakukan penangkapan terhadap tersangka," kata Anton.

Polisi menyita barang bukti berupa brosur dan beberapa mesin penghitung uang. Ada sekitar tiga keranjang barang bukti yang disita polisi.

Baca juga: Warga Binaan di 8 Lapas di Jabar Ikut Nyoblos, 97 Napi di Lapas Tasikmalaya Nyoblos di Luar Lapas

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved