Senin, 13 April 2026

Semburan Gas Liar di Indramayu yang Muncul Kembali Berpotensi Terbakar

Hal tersebut diketahui setelah dilakukan pengecekan menggunakan alat gas detektor Rae oleh petugas PT Pertamina.

Tribun Cirebon/ Handhika Rahman
Petugas saat mengecek lokasi semburan gas liar yang kembali muncul di Desa Sukaperna, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, Senin (30/11/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Semburan gas liar di Desa Sukaperna, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu berpotensi besar terjadi kebakaran.

Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu, A Fatah mengatakan, hal tersebut diketahui setelah dilakukan pengecekan menggunakan alat gas detektor Rae oleh petugas PT Pertamina.

"Tapi kalau potensi gas beracun tidak terdeteksi," ujar dia kepada Tribuncirebon.com di lokasi kejadian, Senin (30/11/2020).

Masih dijelaskan A Fatah, dalam alat tersebut tercatat semburan gas yang terjadi memiliki kandungan lower explosive limit (LEL) sebesar 22,3 persen dengan radius mencapai 5 meter.

"Kami juga mengimbau agar masyarakat tidak mendekat, semakin dekat kandungannya semakin besar," ujarnya.

Masih dijelaskan A Fatah, dalam assement yang dilakukan BPBD Kabupaten Indramayu, semburan tersebut sengaja dibuka dari palep.

Hal ini untuk menghindari beratnya tekanan yang akan berampak ke pemukiman.

"Situasi masih dalam kondisi aman, yang perlu dihindari menyalakan api di area safety line," ujar dia.

Baca juga: Begini Posisi Para Penumpang Korban Kecelakaan Maut Tol Cipali KM 78, 10 Korban Meninggal dan 2 Luka

Sementara itu, Formalities Staf PT Pertamina EP Field Jatibarang, Renita Yulia mengatakan, semburan ini muncul kembali pada Sabtu (28/11/2020) malam sekitar pukul 23.00 WIB.

PT Pertamina EP pun, disebutkan Renita Yulia sudah mendapay surat permintaan dari Pjs Bupati Indramayu dan akan membantu penanggulangan semburan tersebut.

"Tapi intinya, Minggu lalu kami udah survei sama BPBD, camat, dan kuwu sekaligus eksekusi langsung nutup semburan," ucapnya.

Baca juga: Program Bataru, Peletakan Batu Pertama Rumah Murah untuk Tenaga Pendidik Akhir Tahun Ini

Baca juga: CERITA Anak Korban Kecelakaan Tol Cipali, Tiba-tiba Dapat Kabar Duka: Ibu Pulang dari Menengok Cucu

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved