Breaking News:

Selain Artis Inisial ST dan MA, Ternyata Muncikari Juga Tawarkan Artis Lain, Siapa Mereka?

Informasi dari kepolisian, kedua artis dikabarkan menawarkan jasanya untuk lelaki hidung belang pada seorang mucikari berinisial AR dan CA.

Editor: Ravianto
KompasTV
Wujud fisik artis ST dan SH yang terlibat prostitusi 

Sementara ST dan MA dipulangkan karena sejauh ini statusnya hanya sebagai saksi.

Inilah video artis ST dan MA di hotel saat hendak melayani hubungan badan bertiga.
Inilah video artis ST dan MA di hotel saat hendak melayani hubungan badan bertiga. (Youtube/KOMPAS)

Video Pengggerebekan Beredar
Polisi membenarkan bahwa video cctv yang beredar di media sosial adalah video penggerebekan artis ST dan MA yang diduga terlibat prostitusi online.

Dari video yang beredar di sosial media, MA terlihat datang terlebih dahulu dan menemui seseorang yang diduga adalah mucikarinya di lobby hotel.

Setelah mendapat kunci hotel, MA yang terlihat dari cctv memiliki rambut warna coklat serta mengenakan celana hitam dan baju hijau langsung menuju lift untuk naik ke kamar.

Tak lama setelah itu ST yang menggunakan baju hitam menyusul MA, sambil ditemani salah satu muncikari.

"Video CCTV (beredar) itu iya (ST dan MA), dengan muncikari AR dan CA," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Wirdhanto dihubungi melalui telepon, Minggu (29/11/2020).

Artis yang tersandung kasus prostitusi online menjalani pemeriksaan di Polsek Tanjungpriok, Jakarta Utara, Rabu (26/11/2020).
Artis yang tersandung kasus prostitusi online menjalani pemeriksaan di Polsek Tanjungpriok, Jakarta Utara, Rabu (26/11/2020). (Wartakotalive.com/Junianto Hamonangan)

Tarif Rp110, 2 Artis Layani Satu Pria untuk Berhubungan Intim Bertiga
Sebelumnya polisi membeberkan artis ST dan MA disebut melakukan tindakan asusila. Keduanya melayani satu pria untuk berhubungan intim bertiga (threesome).

Pria hidung belang yang memesan kedua artis ini dikenai tarif sebesar Rp 110 juta.
Saat terlibat dalam prostitusi online artis, ST dan SH alias MY memasang tarif hingga puluhan juta rupiah, yang disalurkan oleh dua mucikari AR dan CA.

"Jadi total tarifnya ini adalah Rp 110 juta," kata Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Sudjarwoko dalam giat rillis atau jumpa pers di kantornya, Jumat (27/11/2020).

Sudjarwoko merincikan tarif Rp 110 juta yang dibayar dari konsumen kepada kedua mucikari tersebut, yang nantinya akan disetor kepada ST dan SH alias MY.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved