Tolak Lamaran 5 Pria Seumuran, Nenek 76 Tahun Menikah dengan Pria Beda Umur 47 Tahun, Ada Kecocokan

Kisah seorang nenek 76 tahun hidup sebatang kara setelah suaminya meninggal. Ia akhirnya menikah dengan pria yang lebih muda 47 tahun darinya.

Penulis: Fidya Alifa Puspafirdausi | Editor: taufik ismail
Surya.co.id
Yainem dan suaminya, Jamhar Ali Nursahid. 

TRIBUNJABAR.ID - Seorang nenek 76 tahun hidup sebatang kara setelah suaminya meninggal dunia hingga akhirnya menikah dengan pria yang lebih muda 47 tahun darinya.

Nenek itu bernama Yainem. Warga Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo itu tidak memiliki anak dari pernikahannya sebelumnya.

Kini ia menikah dengan seorang duda tak beranak, Jamhar Ali Nursahid yang berusia 29 tahun.

Setelah suaminya meninggal, Yainem lima kali dilamar oleh pria yang usianya tidak jauh.

Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Slahung, Tajul Mujahidin mengatakan beberapa kali Yaimen pernah cerita ke bawahannya mengenai kabar tersebut.

Baca juga: Nenek 62 Tahun Dinikahi Pria 26 Tahun, Ubah Penampilan Demi Suami Kini Seperti ABG, Gini Potretnya

Baca juga: Kisah Pilu Kakek dan Nenek Pemulung di Kota Cimahi, Berharap Sembuh dari Sakit

Kata Tajul, lamaran itu selalu ditolak Yainem.

Dikutip dari Surya, Yainem merasa belum ada ketertarikan dengan pria-pria yang melamarnya.

Yainem dan suaminya, Jamhar Ali Nursahid
Yainem dan suaminya, Jamhar Ali Nursahid (Surya.co.id)

"Banyak cerita ke pegawai saya kalau pernah dilamar banyak orang. Lima atau berapa kali ya, tapi tidak mau," kata Tajul, Jumat (27/11/2020).

"Kalau pria-pria yang melamar sebelumnya seumuran dengan Mbah Yainem. Tidak jauh lebih muda seperti Mas Jamhar," jelas Tajul.

Setelah menolak pria itu, Yainem dipertemukan dengan Jamhar.

Merasa ada kecocokkan, benih cinta tumbuh di anatara mereka hingga lanjut ke jenjang pernikahan.

Yainem tidak pernah meminta banyak soal kriteria pria idamannya.

"Kriterianya kalau bilang ke saya, yang paling penting bisa cari pakan kambing, sapi dan bisa sebagai teman di rumah," ujar Yainem.

Yainem memang tinggal sendiri di rumah karena suaminya meninggal serta tak memiliki anak.

"Dari pernikahan ini ada pesan moral yang luar biasa. Bahwasanya menikah itu tidak melihat fisik, harta, apalagi keturunan," ucap Tajul.

Baca juga: Viral Video Kisah Pilu Kakek Pemulung di Cimahi, Kerja Keras saat Istri Sakit Parah

Baca juga: Bikin Nangis, Kisah Kakek Nenek Narik Angkot di Cimahi, Dari Pukul 12.00 WIB Hingga Malam Hari

Baik Jamhar maupun Yainem dengan tulus mencintai satu dengan lainnya.

Jamhar pun tidak merasa malu memiliki istri yang umurnya mungkin lebih tua dengan orang tuanya sendiri.

Lebih lanjut, Tajul mengatakan, pernikahan seperti Yainem dan Jamhar sendiri terbilang sangat langka.

"Selama menjadi kepala KUA sejak tahun 2014, baru kali ini saya menemui pernikahan yang terpaut lebih dari 40 tahun," ucap Tajul.

Tajul berharap rumah tangga Yainem dan Jamhar berjalan lancar.

"Karena sebelumnya keduanya sudah pernah berkeluarga, semoga di rumah tangga ini bisa menemui kebahagiaan," pungkasnya.

Ijab Kabul sepasang kekasih tersebut berlangsung khidmat dengan didatangi sejumlah kerabat dari kedua mempelai.

Nenek Yainem dinikahi pemuda 29 tahun, Jamhar Ali Nursahid di Ponorogo
Nenek Yainem dinikahi pemuda 29 tahun, Jamhar Ali Nursahid di Ponorogo (Surya.co.id)

Yainem mengatakan awalnya ia bertemu Jamhar di Pasar Slahung, setelah beberapa kali ngobrol ternyata antara keduanya ada kecocokan.

Sebulan kemudian keduanya mulai saling menyatakan perasaannya.

"Tapi saya tanya, apa tidak apa-apa. Kamu masih muda lo mas," kata Yainem saat ditemui usai ijab kabul.

Pada saat itu menurut Yainem, Jamhar mengatakan perbedaan umur yang jauh tidak menjadi masalah.

Sehingga keduanya memutuskan untuk melanjutkan hubungannya tersebut ke jenjang yang lebih serius.

Sementara itu, Jamhar mengatakan ia tulus mencintai Yainem.

Menurutnya Yainem bisa memberikan rasa tenang kepada dirinya.

Umur Yainem yang lebih tua, menurutnya justru bisa menjadi pengayom di dalam rumah tangganya.

Ia tidak begitu menghiraukan jikalau ada omongan atau cibiran dari orang lain terkait rumah tangganya.

"Karena saya sudah yakin, ya sudah yakin," jelasnya.

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved