Breaking News:

FEB Unjani Berikan Pelatihan Perpajakan kepada Puluhan Warga Wajib Pajak

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Achmad Yani ( Unjani) memberikan pelatihan perpajakan kepada 20 warga wajib pajak.

Penulis: Ery Chandra | Editor: Dedy Herdiana
Tribun Jabar/Ery Chandra
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Achmad Yani ( Unjani) memberikan pelatihan perpajakan kepada 20 warga wajib pajak, Jumat (27/11/2020). 

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Ery Chandra

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Achmad Yani ( Unjani) memberikan pelatihan perpajakan kepada 20 pemotong pajak.

Pelatihan yang merupakan kali keduanya ini mengusung tema Pengabdian Masyarakat Pendampingan Penyusunan SPT Kurang Bayar Bagi Wajib Pajak Orang Pribadi di Lingkungan Cibeber" itu berlangsung pada pukul 08.00 hingga 11.00 WIB.

Seorang pemateri, Rizki Indrawan yang mendampingi Usman Sastradipraja dan Bani Binekas menyatakan pendampingan tersebut berupa penghitungan PPh 21 bagi pegawai sampai dengan penyusutan Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan (SPT PPh pasal 21).

Baca juga: Ini Daftar Harga Mobil Bekas Toyota Yaris Tahun 2006-2008, Paling Murah Rp 70 Jutaan Saja

Baca juga: Ini Rizwan, Anak Ketiga Sule yang Berparas Tampan, Suaranya Tak Kalah Bagus dari Rizky Febian

"Para wajib pajak yang berada di lingkungan Cibeber ini seharusnya dapat menghitung sesuai dengan ketentuan perpajakan," ujar Rizki saat diwawancara Tribunjabar.id, di salah satu ruangan Jurusan Akuntansi di gedung Dekanat kampus Universitas Jenderal Achmad Yani, Kota Cimahi, Jumat (27/11/2020).

Menurutnya, kegiatan pelatihan dinilai sangat berguna agar pemotongan yang dilakukan tifak lebih bayar atau kurang bayar.

Baginya, pemotongan yang baik berkaitan dengan PPh adalah sesuai dengan nilainya.

"Atau yang kami kenal nihil. Di lingkungan Cibeber ini masih terdapat kurang bayar. Atas dasar masalah yang ada, kami memberikan kepada wajib pajak disekitar lingkungan Cibeber," katanya.

Dosen tetap akuntansi yang prodinya baru baru ini mendapatkan akreditasi A dari BAN PT, tersebut menyampaikan para peserta datang dari beberapa perusahaan di Cibeber, Kota Cimahi hingga staf pajak Unjani.

Adapun materi yang diberikan di antaranya teori-teori tentang PPh.

"Walaupun mereka berkecimpung di lapangan menghitung PPh 21. Tapi merefresh, mengingat kembali," ujarnya.

Selain itu, dia bilang saat pelatihan juga memberikan sebuah sistem sederhana agar tidak terjadi PPh kurang atau lebih bayar.

Yakni, menghitung PPh 21 menggunakan template sederhana beserta rumus terintegrasi.

"Hasil akhir dari kegiatan ini, kami nanti berupaya membuat laporan pengabdian masyarakat yang akan dipublikasikan kepada jurnal sudah akreditasi," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved