Breaking News:

Lima Staf KPU Jabar Positif Covid-19, Bagaimana Nasib Pelaksanaan Pilkada Serentak di 8 Daerah?

Ada lima staf KPU Jawa Barat yang terkonfirmasi positif Covid-19. Berpengaruh ke Pilkada Serentak?

Penulis: Cipta Permana | Editor: taufik ismail
Ilustrasi Ari Ruhiyat
Ilustrasi Pilkada Serentak 2020 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Lima orang staf dan satu pejabat fungsional di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat (Jabar) dikabarkan positif Covid-19.

Hal itu menyusul hasil swab test yang dilakukan KPU Jawa Barat dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jabar beberapa waktu lalu.

“Iya, benar. Bukan anggota KPU, tapi staf/pegawai KPU dari lima orang terdiri dari empat staf dan satu orang pejabat fungsional KPU, sekarang kelimanya, sedang isolasi mandiri,” ujar Ketua KPU Jabar Rifqi Alimubarok saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Sabtu (21/11/2020).

Baca juga: Warga Bandung, Jangan Kaget Jika Ada Gadis Cantic Datang ke Rumah, Sedang Kampanye Ingat Pacarku

Baca juga: BARU Saja Terjadi Gempa Bumi Kembar Guncang Labuha Maluku, yang Kedua Lebih Besar, Ini Kata BMKG

Menurutnya, kelima petugas yang positif Covid-19 itu, merupakan pegawai pendukung yang kesehariannya bertugas di Kantor KPU Jabar.

Maka jika merunut dari kondisi tersebut, kecil kemungkinannya mereka terpapar saat beraktivitas di luar berkenan tahapan pemilu.

“Sehari-hari mereka ada di kantor. Tidak melakukan aktivitas yang berkaitan dengan pemilihan di luar kantor,” ucapnya.

Kasus tersebut, kata Rifqi, tidak memengaruhi proses tahapan persiapan Pilkada Serentak di Jawa Barat yang tengah berjalan saat ini.

Sebab, pelaksanaan kegiatan Pilkada menjadi tugas dan tanggung jawab dari KPU masing-masing kabupaten/kota yang menyelenggarakannya.

Selain itu, aktivitas kegiatan di kantor KPU Jabar pun tetap berlangsung seperti biasanya dengan menerapkan WFH dan WFO secara bergiliran.

Baca juga: Pemain Persib Jalani Latihan Mandiri Tunggu Kepastian Liga 1, Yaya Percaya Komitmen Pemain

Baca juga: Mulai Sekarang Pria Jangan Kencing Berdiri Ya, Ternyata Bahaya, Ini Manfaat Kencing Jongkok

“Insya Allah tidak berdampak ke sana (persiapan Pilkada) karena yang menyelenggarakannya kan KPU di delapan kota/kabupaten. Bukan KPU provinsi. Terus, tahapan persiapan Pilkada juga mayoritas sudah di tahap akhir juga, tinggal menunggu pemungutan suara tanggal 9 Desember nanti,” ujar Rifqi.

Disinggung terkait progres persiapan pelaksanaan Pilkada, Rifqi menuturkan, berdasarkan informasi yang diperolehnya dari masing-masing KPU daerah penyelenggara Pilkada, persiapan hanya menyisakan sepuluh persen lagi. 

Menurutnya, kesiapan tersebut terlihat dari beberapa aspek. Salah satunya, kesiapan anggaran, kesiapan petugas pemilihan dan kesiapan koordinasi dengan melibatkan banyak pihak guna melancarkan proses pemilihan pada masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB)

“Dari kesiapan anggaran, kota/kabupaten semuanya sudah menandatangi Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD). Sehingga dari segi anggaran sudah siap untuk melaksanakan pemilihan,” ucapnya.

Baca juga: Detik-detik Ricky Yacob Terkena Serangan Jantung Diungkap Rekannya, Bikin Gol Lalu Jatuh Tengkurap

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved