Kajian
Kata Ustadz Abdul Somad dan Aa Gym Soal Haters: Awas Terpedaya Pujian Lebih Bahaya daripada Cacian
Ada yang menarik dalam kajian tauhid Ustadz Abdul Somad dan Aa Gym, beberapa waktu lalu. Dalam kajian bersama kedua Ustadz kondang itu membahas
Penulis: Hilda Rubiah | Editor: Dedy Herdiana
TRIBUNJABAR.ID - Ada yang menarik dalam kajian tauhid Ustadz Abdul Somad dan Aa Gym, beberapa waktu lalu.
Dalam kajian tauhid bersama kedua Ustadz kondang itu membahas tentang cara menyikapi haters.
Mulanya Ustadz Abdul Somad menanyakan hal itu kepada Aa Gym.
“Ada sebagian orang A, ketika dia diuji dengan sakit dia katakan, saya sedang diuji,”
“Diuji dia dengan kemiskinan, dia katakan, saya sedang diuji,”
“Tapi ketika dia punya popularitas, punya jabatan, dia menganggap itu nikmat,”
“Logika berpikir seperti itu betul atau keliru? tanya Ustadz yang juga akrab disapa UAS tersebut.
Baca juga: Hati-hati dengan Lisan, Kata Aa Gym Bahaya Bisa Membuka Aib Diri Sendiri, Rasulullah Beri Peringatan
Menanggapi pertanyaan UAS itu, Aa Gym pun langsung menjawabnya.
Ustadz asal Bandung itu menjawab bahwa logika berpikir seperti itu adalah salah.
Aa Gym pun menjelaskan tentang dua hal antara pujian dan cacian.
Justru kata Aa Gym, ujian yang terberat itu adalah pujian, bukan cacian.
Aa Gym memperingatkan justru pujian bisa menggiring pada terpedaya seseorang pada kesombongan.
Pimpinan Pesantren Daarut Tauhid itu menjelaskan bahwa pujian dikatakan ujian paling berat karena pujian cocok dengan nafsu yang disukai.

“Jadi kalau nafsu suka, itu lebih berat,”
“Tapi kalau nafsu tidak suka, itu cenderung yang lebih dekat yang Allah sukai,” paparnya.
Baca juga: Doa-doa Mustajab Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS Memohon Agar Amalan Diterima di Sisi Allah SWT
Baca juga: Doa-doa yang Dibaca Nabi Sulaiman, Doa Meminta Kekayaan, Syukur Nikmat hingga Doa Menundukkan Jin
Aa Gym pun mencontohkan maksud nafsu yang disukai cocok dengan pujian atau cacian tersebut.
“Seperti tidur, pasti nafsu sukanya tahajud atau tidur? Tidur, makannya itu lebih berat,”
“Jadi dipuji atau pujian itu lebih berat daripada dicaci,” ujar Aa Gym.
Aa Gym menjelaskan kecenderungan manusia ketika dipuji seringkali merasa sombong, sehingga terpedaya.
Oleh karena itu, kata Aa Gym, dari pada dipuji lebih baik dikritik.
Mendengar jawaban Aa Gym tersebut, UAS pun membandingkan situasi tersebut dengan keberadaan haters.
UAS bertanya, apakah situsasi itu juga bisa sama bahwa seseorang lebih baik mencintai haters?
“Kalau begitu kita lebih berusaha mencintai haters dari pada lovers ?,” tanya UAS.
Tak diduga, Aa Gym memberikan jawaban, bahwa lovers dan haters pun keduanya dicintai.
Mendengar jawaban tersebut, Ustadz Abdul Somad tampak sumeringah sembari mengucap Masha Allah.

Tak sampai di sana, Aa Gym pun menambahkan bahwa tidak rugi seseorang dikritik orang.
Kata Aa Gym, justru yang rugi itu adalah terpedaya oleh pujian orang.
Kajian menyikapi haters ini dikutip dari kajian tauhid dibagikan di Instagram Aa Gym.
“Dibanding haters, pujian itu lebih berbahaya buat kita.”
“Hati-hati jika banyak yang memuji, banyak yang mengagumi. Kita bisa larut dan terperdaya,” tulis Aa Gym.
Baca juga: Doa-doa Mustajab Agar Keinginan Cepat Dikabulkan Allah SWT, Baca Surat Al Fatihah hingga Doa Hajat
Baca juga: Doa-doa yang Dibaca Sayyidah Fatimah Az Zahra Putri Rasulullah, Ketika Hadapi Masalah hingga Tasbih
Untuk memperingati bahayanya pujian itu, dikutip satu di antaranya ayat Al Quran Surat An Nahl: 23.
لَا جَرَمَ أَنَّ ٱللَّهَ يَعْلَمُ مَا يُسِرُّونَ وَمَا يُعْلِنُونَ ۚ إِنَّهُۥ لَا يُحِبُّ ٱلْمُسْتَكْبِرِينَ
Artinya:
“Tidak diragukan lagi bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa yang mereka rahasiakan dan apa yang mereka lahirkan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong.” (QS An Nahl: 23)
Dilansir dari tafsir Al Muyassar, ayat tersebut memperingatkan bahwa Allah SWT mengetahui amal perbuatan yang disembunyikan manusia.
Allah SWT Maha Mengetahui apa yang manusia perlihatkan maupun tak diperlihatkan atau pun sama-samar.
Seperti apa yang disembunyikan, berupa bentuk keyakinan, ucapan maupun tindakan, dan apa yang ditampakan darinya.
Sudah pasti, Allah SWT mengetahui semua perkara tersebut.
Oleh karena itu, Allah SWT memperingati agar manusia tak menyombongkan diri.
Allah SWT tidak menyukai orang-orang yang menyombongkan diri dari ibadah dan ketundukan kepada-Nya.
Karena sesungguhnya, Allah SWT akan membalas manusia atas perbuatannya.
Orang yang menyombongkan diri, sebaliknya Allah SWT akan memurkai mereka dengan kemurkaan yang berat.