Truk Kontainer Tak Kuat Nanjak di Sumedang, Mundur Tabrak Benteng, Seorang Pejalan Kaki Tewas
Seorang pejalan kaki tewas tertimpa reruntuhan benteng yang ambruk diseruduk kontainer.
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: taufik ismail
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Seorang pejalan kaki meninggal dunia tertimpa reruntuhan benteng setelah benteng itu diseruduk truk kontainer bermuatan bahan tekstil di tanjakan Cicabe, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Senin (16/11/2020).
Babinsa Desa Cikahuripan Sertu Budy, mengatakan, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB saat kontainer yang dikemudikan Erwin (30) warga Jakarta Utara itu melaju dari arah Cicabe menuju ke PT Kwalram Unit 2.
"Saat melintas di lokasi kejadian, truk itu diduga tidak kuat menanjak akibat beban muatan terlalu berat lalu mundur," ujar Sertu Budy saat dihubungi.
Baca juga: Cerita Orang Tua Mahasiswi Korban Pohon Tumbang Asal Sumedang, Sempat Ujian Daring Sebelum Meninggal
Baca juga: TERBARU, Dibuka Lowongan Kerja BUMN di Bank Mandiri untuk Lulusan S1 Semua Jurusan, Cek di Sini
Berdasarkan informasi yang dihimpun, truk kontainer bernomor polisi B 9915 UEK itu akan mengirim bahan tekstil ke PT Kwalram Unit 2 di Kecamatan Cimanggung.
Namun, akibat tak kuat menanjak, truk tersebut akhirnya mundur lalu menabrak dua tiang listrik dan sebuah benteng rumah warga setempat yang berada di belakangnya hingga menyebabkan adanya korban jiwa.
"Dalam peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang pejalan kaki yang belum diketahui identitasnya meninggal dunia di lokasi kejadian akibat tertimbun reruntuhan tembok benteng," katanya.
Berdasarkan keterangan dari warga setempat, kata Budy, korban yang meninggal dunia itu merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).
"Jenazah korban sudah dievakuasi," katanya.
Sementara untuk pengemudi kontainer, kata Budy, langsung diamankan di Polsek Cimanggung dan kasus kecelakaan tersebut ditangani oleh Unit Laka Polres Sumedang.
Baca juga: Nikita Mirzani Kembali Kena Masalah, Dilaporkan ke Polisi, Ujaran Kebencian & Video Perkataan Porno
Baca juga: Setelah Kerumunan Massa Terjadi di Acara Rizieq Shihab, IDI Memelas Minta Ini