Peringati Hari Kesehatan, DPW PPNI Jabar Dukung Gerakan Tepuk Tangan 56 Detik
Kementerian Kesehatan dalam momen Hari Kesehatan Nasional ke-56 mengadakan “Gerakan Tepuk Tangan 56 Detik” Sebagai Apresiasi Kepada Tenaga Kesehatan.
Penulis: Kemal Setia Permana | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Kemal Setia Permana
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pandemi Covid-19 di Indonesia sudah menjangkit 448.118 orang yang terkonfirmasi positif dengan jumlah kematian sebanyak 14.836 kasus dan dinyatakan sembuh sebanyak 378.982 orang per 11 November 2020.
Tinggi kasus yang disertai dengan penyebarannya yang cukup cepat ke semua penjuru negeri membuat masyarakat takut dan khawatir akan terjangkit Covid-19.
Kekhawatiran dan kecemasan terhadap penyakit Covid-19 ini kemudian menimbulkan stigma sosial, baik terhadap orang, tempat, atau hal-hal lain.
Baca juga: Rona Bahagia Tenaga Kesehatan Penyintas Covid-19 di Indramayu, Dapat Piagam di Momen Hari Kesehatan
Baca juga: Lawan Covid-19, DPW PPNI Jawa Barat Ambil Bagian Dalam Gerakan yang Diinisiasi Dinkes
Salah satu stigma ini menimbulkan diskriminasi terhadap tenaga kesehatan.
Kondisi ini dapat mempengaruhi kesehatan mental petugas kesehatan yang saat ini berada di garda terdepan dalam melakukan pelayanan kepada pasien Covid-19.
Sehubungan dengan hal tersebut, Kementerian Kesehatan dalam momen Hari Kesehatan Nasional ke-56 mengadakan “Gerakan Tepuk Tangan 56 Detik” Sebagai Apresiasi Kepada Tenaga Kesehatan.
Tak ketinggalan, Dewan Pengurus Wilayah PPNI Jawa Barat, berpartisipasi untuk kegiatan ini dengan mengemas melalui kegiatan pengabdian masyarakat.
"Pengabdian masyarakat dilakukan dengan melakukan pembagian masker bagi pengguna jalan seputar sekretariat DPW PPNI Jawa Barat Jalan Pasteur oleh perwakilan pengurus DPW, DPD, ikatan himpunan dan mahasiswa keperawatan," kata Humas DPD PPNI, Masdum Ibrahim melalui aplikasi pesan, Kamis (12/11/2020).
Menurut Masdum, ada juga talkshow virtual dengan menghadirkan narasumber Ketua Satgas Covid-19 DPW PPNI Jawa Barat, Ani Maryani SKp MKep Sp KMB ETN dan dipandu oleh Masdum Ibrahim (DPD PPNI Kota Bandung) yang dihadiri oleh pengurus DPD, DPK PPNI Se-Jawa Barat dan masyarakat umum.
Baca juga: VIDEO Pjs Bupati Indramayu Sweeping Protokol Kesehatan di Momen Hari Kesehatan Nasional
Baca juga: Dari 9.568 Orang yang Di-Swab Test di Kabupaten Sumedang, Sebanyak 310 Orang Positif Covid-19
Sementara itu, dalam sambutan virtualnya, Sekretaris DPW PPNI Jawa Barat Dr Masri Ers Mardjuki SH MSi mengajak seluruh perawat di Jawa Barat untuk terus disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan dengan memekai masker, jaga jarak dan hindari kerumunan serta cuci tanga dengan sabun.
Begitu pun, Ketua DPW PPNI Jawa Barat, Wawan Hermawan SKp MKep menyampaikan dukungan bagi seluruh perawat yang menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan agar terus semangat dalam menjalankan tugasnya.
"Bagi perawat yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan sedang menjalani isolasi mandiri baik di rumah, rumah sakit ataupun di temptal lainnya agar selalu optimis dan tetap memperkuat iman dan imun," katanya.
Menurut Wawan, dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia akan menguatkan dan memotivasi tenaga kesehatan dalam menjalankan tugas, salah satu bentuk dukungan yang dapat diberikan berupa tepuk tangan yang meriah secara merentak disemua wilayah untuk para pahlawan kesehatan.
"Gerakan Tepuk Tangan 56 detik ini selain untuk apresiasi tenaga kesehatan juga untuk mengapresiasi seluruh unsur masyarakat termasuk yang telah melaksanakan protokol kesehatan secara baik dan benar termasuk Pemerintah Pusat Dan Daerah, TNI, POLRI, Organisasi Kesmasyarakatan, Dunia Usaha, Perguruan Tinggi, Organisasi Profesi, Ngo, Media Massa Dan terutama individu dan keluarga," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/peringati-hari-kesehatan-dpw-ppni-jabar-dukung-gerakan-tepuk-tangan-56-detik.jpg)