Breaking News:

Virus Corona

Kisah Penjual Karedok dan Gado-gado: Terima Bantuan untuk Memperlebar Tempat Usaha di Tengah Pandemi

Iis memberanikan diri untuk menanyakan ke pihak desa dan berkunjung ke bank demi memenuhi persyaratan

covid19.co.id
Suwanti, pengusaha UMKM kerajinan tangan (tengah) dan Iis Suminar, pengusaha UMKM kuliner pecel dan gado gado dipandu Mochamad Achir, praktisi media dan komunikasi menjadi pembicara dalam Dialog Produktif bertema "Pejuang Ekonomi Garis Depan Wirausahawan Usaha Mikro di Jakarta, Senin (9/11/2020). 

IIS Suminar bersyukur menerima program bantuan produktif usaha mikro (BPUM) sebesar Rp 2,4 juta.

BPUM itu adalah program bantuan presiden yang diluncurkan pada Agustus 2020.

Pada Oktober lalu, bantuan itu sudah disalurkan kepada 9 juta target penerima manfaat atau 100 persen kepada pengusaha mikro, khususnya yang belum tersentuh layanan perbankan.

Pemerintah pun menambah jumlah penerima manfaat BPUM tersebut hingga total keseluruhannya menjadi 12 juta pengusaha UMKM.

“Alhamdulillah setelah mendapat bantuan, saya bisa memperlebar tempat atau meja untuk usaha tambahan. Kemudian saya menambah usaha gorengan, memanfaatkan sayur yang ibu saya jual agar tidak terbuang sia-sia,” katanya seperti dikutip Tribunjabar.id dari covid10.go.id, Senin (9/11/2020) malam.

Rasa syukur itu dikatakan Iis, pengusaha pecel karedok dan gado-gado pada Dialog Produktif bertema “Pejuang Ekonomi Garis Depan Wirausahawan Usaha Mikro”.

Dialog itu dgelar Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN).

Program ini cepat terserap dengan dukungan Bank Himbara, koperasi, pemda, dan K/L yang melakukan pendampingan.

Bantuan Rp 2,4 juta diterima Iis pertama kali pada Oktober lalu.

Sebagai pedagang gado-gado, Iis tidak pernah menggunakan ATM sebelumnya.

Halaman
123
Penulis: Agung Yulianto Wibowo
Editor: Agung Yulianto Wibowo
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved