Breaking News:

Bukan Cuma Covid-19, Ini Penyakit Lain yang Mengintai Usai Libur Panjang

Momen cuti bersama di akhir hingga awal November 2020 ini juga berpotensi meningkatkan beberapa kelompok penyakit lain.

Editor: Siti Fatimah
Tribunjabar/Nandri Prilatama
ilustrasi 

Sayangnya, mereka yang berlibur ini biasanya antusias menikmati lokasi liburan dan lupa akan kelelahan yang terjadi," tambah dia.

Padahal, hal itu bisa menyebabkan keadaan kelelahan akan semakin bertambah parah dan memicu penurunan daya tahan tubuh sehingga rentan terkena infeksi.

"Kondisi ini bisa semakin parah apabila selama liburan kita tidak menaati protokol kesehatan," ujar dia.

2. Penyakit kronik yang kambuh

Berbagai penyakit kronik umumnya cenderung akan mengalami kekambuhan setelah liburan.

Selama liburan selain menikmati lokasi di tempat libur umumnya masyarakat juga mencari kuliner yang enak. Mereka juga lebih memilih untuk makan minum di tempat kuliner tersebut.

Hal ini bisa memicu potensi penularan sesama anggota keluarga dan di antara pengunjung, terutama jika kita makan di restoran tertutup.

Selain itu, orang cenderung mengonsumsi makanan dan minuman dengan nilai kalori dan lemak tinggi saat liburan.

Padahal, mengonsumsi makanan tinggi kalori bagi orang yang sudah memiliki penyakit kronik bisa memicu dan semakin memperparah kekambuhan.

Pasien dengan penyakit kencing manis akan cenderung gula darahnya menjadi tidak terkontrol.

Halaman
1234
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved