Breaking News:

Tingkat Kunjungan ke Objek Wisata Situgunung Kabupaten Sukabumi Naik 150 Persen

Wisatawan yang mengunjungi Objek wisata Situgunung Taman Nasional Gunung Gede Panggarango (TNGP) Kabupaten Sukabumi naik drastis.

Penulis: Fauzi Noviandi
Editor: Giri
TRIBUN JABAR/FAUZI NOVIANDI
Susana pengunjung di objek wisata Situgunung Kabupaten Sukabumi 

Laporan Kontributor Kota Sukabumi, Fauzi Noviandi

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Wisatawan yang menginjungi objek wisata Situgunung Taman Nasional Gunung Gede Panggarango (TNGP) Kabupaten Sukabumi naik drastis di masa libur panjang dan cuti bersama. Bahkan peningkatannya mencapai 150 persen.

Kepala Resort Situgunung TNGP, Asep Suganda, mengatakan, memasuki libur cuti bersama tingkat kunjungan wisatawan ke Situgunung dalam satu hari mencapai sekitar 1.500 hingga 2.500 pengujung.

"Dari hari pertama libur cuti bersama, jumlah pengunjung yang tercatat sudah mencapai sebanyak enam ribu hingga tujuh ribu pengunjung," katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu (1/11/2020).

Memasuki hari terakhir libur cuti bersama, lanjut dia, diperkirakan jumlah pengujung ke objek wisata Situgunung telah mencapai sekitar delapan ribu hingga sembilan ribu wisatawan yang berasal dari dalam Sukabumi serta dari luar daerah.

Susana pengunjung di objek wisatawa Situgunung Kabupaten Sukabumi
Susana pengunjung di objek wisatawa Situgunung Kabupaten Sukabumi (TRIBUN JABAR/FAUZI NOVIANDI)

"Rata-rata wisatawan yang menghabiskan masa liburnya tersebut itu berasal dari luar daerah, seperti Jakarta, Bogor, Depok, dan Bandung serta beberapa pengujung lainnya berasal dari wilayah Sukabumi," ucapnya.

Dia mengatakan, bila dibandingkan dengan hari biasa, tingkat kunjungan ke objek wisata Situgunung mengalami penigkatan sekitar 150 persen dari sebelumnya.

"Di hari biasa tingkat kunjungan hanya sekitar 150 hingga 200 orang, sedangkan pada akhir pekan dapat mencapai 500 orang per hari," katanya.

Diya menambahkan, wisatawan yang memasuki area objek wisata Situgunung wajib menerapkan protokol kesehatan seperti mengenakan masker, membawa hand sanitizer dan menjaga jarak.

"Karena masih dalam status pandemi Covid-19, kami tetap memperketat protokol kesehatan. Para pengunjung sebelum memasuki kawasan objek wisata harus diperiksa suhu tubuh. Selain itu kami juga menyediakan tempat mencuci tangan dibeberapa titik," ucapnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved