Senin, 13 April 2026

Pilkada Kabupaten Bandung

DEBAT PUBLIK PILKADA BANDUNG 2021, Ada 5 Segmen, Ini 3 Profesor Penyusun Materinya, Debat Dimulai

Debat Publik perdana Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Bandung (Pilkada Bandung 2020) dimulai hari ini (31/10/2020).

Penulis: Cipta Permana | Editor: Kisdiantoro
Istimewa
Debat publik kesatu Pilkada Bandung 2020, Sabtu 31 Oktober 2020. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Debat Publik perdana Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Bandung (Pilkada Bandung 2020) dimulai hari ini (31/10/2020).

Berlangsung di Kopo Square, acara ini pun akan disiarkan secara langsung melalui saluran Inews pukul 14.30 WIB.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung, Agus Baroya mengatakan, kegiatan debat publik perdana merupakan tahapan yang harus dilalui ketiga pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati dalam menjabarkan ide gagasan membangun Kabupaten Bandung di masa depan, sebagaimana tema diskusi yaitu, Peningkatan Pelayanan dan Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Bandung".

Baca juga: VIDEO Pengendara Moge dari Bandung Aniaya Anggota TNI di Bukittinggi Rencananya Touring ke Sabang

Agus menjelaskan, pihaknya sudah menerima pertanyaan yang sudah dirumuskan oleh tim penyusun materi yakni, Prof Dr H Karim Suryadi, M Si, Prof Muradi, SS, MSc, Ph.D dan Prof Dr Hj Ulfiah, MSi.

Nantinya, lanjut Agus, debat publik perdana akan digelar dengan lima segmen yang meliputi, opening, penyampaian visi misi oleh pasangan calon, pertanyaan dari moderator untuk semua pasangan calon, tanya jawab antar pasangan calon, dan closing statement.

"Debat publik ini akan berlangsung dalam lima segmen dengan total durasi 120 menit sudah termasuk 30 menit untuk jeda iklan dan sebagainya. Kalau debatnya hanya 90 menit, tapi masing-masing segmen akan memiliki waktu yang berbeda," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (31/10/2020).

Menurutnya, karena masih dalam nuansa pandemi covid-19, maka penerapan protokol kesehatan dan pembatasan jumlah orang yang diperbolehkan untuk menyaksikan langsung gelaran ini menjadi hal prioritas yang dikedepankan pihak panitia, sehingga hanya menghadirkan ketiga paslon, beberapa perwakilan tim sukses, liaison officer (LO), Bawaslu Kabupaten Bandung dan perwakilan media. Sedangkan, Forkopimda Kabupaten Bandung dan lainnya dapat menyaksikannya melalui layar kaca TV masing-masing.

Selain itu, pihak panitia juga akan melakukan perekaman seluruh rangakian acara debat publik dan akan kembali ditayangkan melalui YouTube.

Dengan begitu masyarakat yang belum sempat mengikuti debat publik pertama melalui layar televisi, bisa menyaksikan lewat saluran media sosial tersebut.

Baca juga: TONTON DEBAT PILKADA BANDUNG, Live Streaming INews TV, Siapa Unggul, Teh Nia, Yena, Atau Dadang?

"Supaya debat publik ini bisa diputar ulang, kami akan melakukan perekaman seluruh rangkaian acara ini dan disiarakan kembali melalui YouTube, selain akan diinformasikan juga melalui media sosial yang dimiliki KPU Kabupaten Bandung," ucapnya.

Agus menambahkan, debat publik ini juga menjadi sarana informasi bagi para pemilih Kabupaten Bandung untuk lebih mengetahui kedalaman maupun wawasan serta kemampuan dari tiap pasangan calon, sehingga ini akan menjadi salah satu pertimbangan untuk masyarakat dalam menentukan pilihannya nanti.

“Ini juga sebagai ajang sosialisasi, supaya orang tidak lagi tidak tahu bahwa tanggal 9 Desember nanti adalah hari pencoblosan untuk pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bandung yang baru,” ucapnya.

Oleh karena itu, dirinya berharap, dengan adanya tahapan debat publik ini bisa menjadi sarana kampanye bagi pasangan calon untuk menunjukan kepada masyarakat tentang kapasitas mereka masing-masing.

“Kesempatan untuk mempengaruhi pemirsa atau calon pemilih agar menarik dukungannya kepada diri mereka masing-masing,” katanya.

Sebelumnya, KPU Kabupaten Bandung telah mengumumkan, bahwa debat publik akan digelar sebanyak tiga kali,

Baca juga: BARU SAJA 2 Anggota Klub Moge Harley Davidson asal Bandung Jabar Ditahan Polisi, Keroyok Anggota TNI

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved