Maulid Nabi Muhammad SAW
Inilah Kisah Nabi Muhammad SAW ketika Melamar Siti Khadijah Saudagar Kaya Mahar 20 Ekor Unta Muda
Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW tak ada salahnya kita mengulas kembali kisah sang Nabi. Karenanya, dari kisahnya terdapat suri tauladan baik
Penulis: Hilda Rubiah | Editor: Seli Andina Miranti
TRIBUNJABAR.ID - Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW tak ada salahnya kita mengulas kembali kisah sang Nabi.
Karenanya, dari kisahnya terdapat suri tauladan yang baik dan patut dicontoh umat manusia.
Satu di antara sepenggal kisah Nabi Muhammad SAW yang menarik adalah ketika ia menikahi Siti Khadijah.
Siti Khadijah adalah seorang saudagar kaya yang tersohor di negeri Syam.
Baca juga: Amalan Doa dan 10 Shalawat yang Dipanjatkan Ketika Maulid Nabi Muhammad SAW, Lengkap dengan Artinya
Pada saat yang sama, ketika itu Rasulullah SAW yang sedang tumbuh menjadi pria sejati.
Seperti diketahui, setelah kedua orangtua dan kakeknya wafat Nabi Muhammad SAW diasuh oleh pamannya Abu Thalib.
Nabi Muhammad SAW ikut berdagang dengan sang paman menempuh perjalanan dari Mekkah ke negeri Syam.
Naluri Nabi beliau mulai nampak saat ia melakukan pekerjaannya sebagai pedagang.
Keramahan, kejujuran dan cara mengelola dagangannya dipuji hingga terdengar ke telingan Siti Khadijah.
Dari sanalah Siti Khadijah mulai tertarik untuk bekerja sama dengan Nabi Muhammad SAW.
Siti Khadijah mengirim budaknya bernama Maisarah untuk mengawasi pembawaan Rasulullah SAW saat ia bekerja.
Maisarah pun mengabarkan kepada Siti Khadijah bagaimana Nabi yang lembut, mempunyai sifat mulia, jujur dan amanah.
Mendengar laporan Maisarah tersebut, timbul perasaan Siti Khadijah sosok pria yang diidamkannya ada pada Rasulullah SAW.
Menariknya, Siti Khadijah adalah saudagar yang dikenal kaya raya dan banyak diincar kaum pria.
Namun, tak ada satu pun pria yang dapat mengambil hatinya meski membawa banyak harta.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/wanita-muslimah-tengah-berdoa-siluet_20150625_194133.jpg)