Cara Mengaktifkan End-to-end Encryption di Zoom, Data Pengguna Diklaim akan Lebih Aman
Platform video conference Zoom saat ini banyak digunakan untuk keperluan rapat online. Anda tentu menginginkan platform tersebut menjadi lebih aman.
Zoom sebelumnya telah menawarkan enkripsi untuk panggilannya, tetapi datanya hanya dienkripsi antara setiap peserta rapat dan server Zoom.
Fitur keamanan terbaru ini merupakan prioritas Zoom untuk menyuguhkan kemudahan dan keamanan bagi penggunanya.
Nantinya, setelah E2EE diaktifkan, pengguna dapat melihat icon perisai hijau di kiri atas jendela rapat.
Perisai akan menampilkan gambar gembok jika telah dienkripsi secara menyeluruh.
Host rapat juga dapat membaca kode keamanan dengan jelas dan semua peserta dapat memeriksa apakah klien mereka menampilkan kode yang sama.
Meski rapat menjadi lebih aman, pengguna tidak bisa menggunakan beberapa fitur Zoom.
Fitur-fitur tersebut yakni join before host, cloud recording, streaming, live transcription, Breakout Rooms, polling, 1:1 private chat, dan meeting reactions.
Pengguna tidak akan dapat bergabung rapat melalui telepon, perangkat SIP / H.323, konfigurasi di lokasi, atau klien Lync / Skype, karena titik akhir ini tidak dapat dienkripsi secara menyeluruh.
Dikutip dari Zoom, pengguna dapat menampung hingga 200 peserta dalam rapat E2EE di Zoom.
Baca juga: Cara Mengganti Nama dan Foto Profil Zoom Sebelum Meeting atau Rapat Online, Ikuti Langkah Mudah Ini
Cara mengaktifkan End-to-end Encryption di Zoom
Untuk mengaktifkan rapat terenkripsi End-to-end (E2E) yakni dengan langkah:
1. Masuk ke portal web Zoom sebagai admin yang memiliki hak istimewa untuk mengedit pengaturan akun.
2. Di panel navigasi, klik 'Account Management' lalu 'Account Settings'.
3. Klik tab 'Meeting'.
4. Di bawah menu 'Security', verifikasi bahwa 'Allow use of end-to-end encryption' diaktifkan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/aplikasi-zoom.jpg)