Kamis, 7 Mei 2026

Filosofi Hidup di Balik Topeng Jawa Barat

BUDAYA adalah suatu cara hidup yang berkembang, dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang, lalu diwariskan dari generasi ke generasi.

Tayang:
Editor: Giri
Istimewa
Tari Topeng 

BUDAYA adalah suatu cara hidup yang berkembang, dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang, lalu diwariskan dari generasi ke generasi.

Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki banyak suku bangsa, sehingga begitu banyak budaya yang dimiliki dengan kekhasannya. Budaya itu merupakan wariskan turun-temurun dari para leluhur kita.

Satu di antaranya adalah Jawa Barat, yang kita kenal dengan Tatar Pasundan atau Tatar Parahyangan yang memiliki budaya adiluhung, dengan alam endah dan masyarakat yang someah yang tidak hilang dengan candaan atau heureunya di kehidupan sehari-hari.

Akulturasi budaya pasti tidak terelakkan dari zaman dahulu karena memang hingga saat ini kita hidup berdampingan dengan budaya lainnya.

Untuk masuk kedalam suatau budaya tertentu pasti kita dituntut untuk bisa menyesuaikan diri seperti pepatah “di mana bumi di pijak di situ langit di junjung”.

Meski memang tidak mudah, namun jika terbiasa maka akan dapat mengikuti dan diterima.

Sejalan dengan asal usul Tari Topeng Jawa Barat, untuk syiar agama tepatnya di Cirebon oleh Sunan Gunung Jati dan Sunan kalijaga, mereka menjadikan tari topeng menjadi satu di antara media dakwah.

Sebenarnya Tari Topeng itu sendiri sudah ada sejak abad 10-16 masehi di Jawa Timur.

Kemudian masuk ke Cirebon dan berakulturasi sehingga menjadi Tari Topeng khas Cirebon.

Tari Topeng Coklat Kita
Tari Topeng Coklat Kita (Istimewa)

Tari khas Cirebon oleh Sunan Gunung Jati dan Sunan Bonang digambarkan seperti siklus kehidupan manusia dari mulai lahir hingga ke akhir hayat.

Di setiap gerakan Tari Topeng mempunyai filosofi hidup untuk manusia.

Seiring perjalanan filosifi kehidupan dari siklus kehidupan yang gambarkan oleh Sunan Kalijaga dan Sunan Bonang dibuat menjadi lima bentuk simbol topeng.

Kemudian Tari Topeng Cirebon meluas hingga ke wilayah lain di jawa barat dan masuk ke tatar pasundan kemudian berakulturasi, berkembang dan mempunyai ciri khas sendiri.

Coklat Kita Pojok Napak Jagat Pasundan
Coklat Kita Pojok Napak Jagat Pasundan (Istimewa)

Apakah Tari Topeng yang ada sekarang ini hanya merupakan bagian lain dari topeng? Ada hubungan apa dengan topeng lakon?

Mas Inu Sujana Arja dari Sanggar Panji Asmara Cirebon dan Ibu Ine (Dosen Tari ISBI Bandung) mencoba menceritakan kembali sejarah dan filosofi dari Tari Topeng Jawa Barat ini di Coklat Kita Pojok Napak Jagat Pasundan (NJP) Ngubaran “Ngaguar budaya urang” yang mengangkat tema "Topeng West-Java" pada Jumat (30/10/2020) pukul 08.00 WIB.

Dulur Coklat dari Indramayu Sanggar Seni Asem Gede akan menampilkan karya mereka dengan topeng yang mengangkat judul Rahwana Gandrung. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved