Keburu Hujan, Razia Masker di Pangandaran Hanya 46 0rang Terjaring Tak Pakai Masker
Untuk menekan penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid -19 di Pangandaran
Penulis: Andri M Dani | Editor: Siti Fatimah
TRIBUNJABAR.ID,CIAMIS – Untuk menekan penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid -19 di Pangandaran, petugas gabungan terus gencar melakukan operasi yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan.
Seperti yang berlangsung di sekitara Lapangan Merdeka Pangandaran, Senin (26/10) siang.
“Razia tadi siang tidak berlangsung lama, hanya sebentar keburu hujan,” ujar Kapolsek Pangandaran, Kompol Suyadi kepada Tribun Senin (26/10).
Baca juga: Zona Merah Covid-19 di Jabar Tinggal Satu, Gubernur Jabar Lakukan Antisipasi Ini Jelang Libur
Meski hanya sebentar, razia tim gabungan di jalan raya seputar Lapangan Merdeka Pangandaran Senin (26/10) siang tersebut berhasil menjaring 46 warga yang tidak pakai masker.
Setelah didata identitasnya oleh petugas, para pelanggar langsung diberi sanksi.
Berupa sanksi tertulis (15 orang), teguran lisan (15 orang), seorang kena sanksi sosial membacakan teks Panca Sila dan 15 orang lainnya mendapat sanksi fisik, push-up.
Baca juga: Penting, Perkuat Posisi UMKM dalam Rantai Pasok di Tengah Pandemi Covid-19
Operasi yustisi protokol kesehatan Senin (26/10) siang tersebut menurut Kompol Suyadi melibatkan 43 personil gabungan yakni 20 anggota kepolisian dari Polres Ciamis, 10 anggota satpol PP Pangandaran dan 13 karyawan Dishub Pangandaran.
Sementara itu menurut Kadinkes Pangandaran, drg Yani Ahmad Marzuki M.Kes, angka kasus terkofirmasi positip Covid-19 di Pangandaran Senin (26/10) tidak ada penambahan.
Sama dengan kondisi hari sebelumnya, yakni total akumulasi terkonfirmasi positif Covid-19 masih diangka 86 orang dan 72 orang diantaranya dinyatakan sudah sembuh serta seorang meninggal dunia.
Baca juga: Merasa Terganggu dengan Banyaknya Notifikasi WhatsApp? Ini Cara Mematikan Sementara Aplikasi WA
Sedagkan 13 orang lainnya masih terkonfirmasi positif aktiv.
Sebanyak 12 orang dirawat di ruang isolasi RSU Pandega Pangandaran dan seorang menjalani isolasi mandiri.
Ke-13 pasien terkonfirmasi positf aktiv tersebut tersebar di 4 kecamatan yakni di Kecamatan Pangandaran (3 orang), Sidamulih (8 orang) serta Cimerak dan Parigi masing-masing seorang.