Empat Calon Direktur PDAM Sumedang Sudah Diwawancarai Bupati, Ada Pengusaha Asal Bandung
Sedikitnya empat peserta lolos seleksi calon Direksi Perumda Air Minum Tirta Medal atau PDAM Kabupaten Sumedang
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Sedikitnya empat peserta lolos seleksi calon Direksi Perumda Air Minum Tirta Medal atau PDAM Kabupaten Sumedang hingga tahap akhir, sehingga mereka langsung mengikuti sesi wawancara di Gedung Negara, Kamis (22/10/2020).
Dalam tahap wawancara akhir ini, satu per satu dari mereka diuji langsung oleh Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, Wakil Bupati Erwan Setiawan, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumedang, Herman Suryatman.
Dony mengatakan, keempat orang tersebut nantinya akan memperebutkan dua jabatan tertinggi, yakni Direktur Utama (Dirut) dan Direktur Teknik (Dirtek) sesuai pengumuman yang telah disampaikan kepada publik.
"Sesuai peraturan daerah, hari ini dilakukan wawancara oleh pemilik (PDAM), saya, Pak Wabup dan Pak Sekda. Keempat peserta sudah dibedah pemikiran dan sebagainya, hasilnya nanti akan diumumkan," ujarnya saat ditemui di Gedung Negara.
Baca juga: Dewan Kota Bandung Minta Vaksin Covid-19 Lebih Banyak untuk Warga Bandung, Alasannya Sangat Mendasar
Keempat peserta yang lolos hingga tahap wawancara akhir tersebut yakni, Eliandi Dasuki, Rd. Moch Taufik, Imas Permasih, dan Deni Rochendi. Sedangkan tiga peserta lainnya, yakni Restu Sumaryadi, Irwan Teja Punawan, dan Eben Yunara Dasa Priatna gagal pada tahap awal.
"Ini empat besar dari yang kemarin (7 peserta). Kriterianya normatif dulu, persyaratan untuk calon Dirut dan Dirtek, kemudian dilihat visinya, kepemimpinan, keahlian, integritas," ucap Dony.
Terkait hal itu, lanjut Dony, semuanya sudah digali, mulai dari motivasi keinginanan untuk menjadi direktur, sejauh mana mereka bisa memajukan PDAM, hingga pengetahuan masalah PDAM dan cara mengatasinya.
"Ke depan, harapan saya PDAM ini harus menjadi perusahaan yang sehat, meningkatkan pelayanan terutama keberlangsungan air kepada masyarakat, airnya bersih, mengurangi kebocoran, dan bisa meningkatkan volume sumber air," katanya.
Menurutnya, dengan cara seperti itu, kebutuhan air masyarakat di Kabupaten Sumedang bakal terjamin setiap hari, sehingga airnya harus mengalir selama 24 jam.
Baca juga: 373 Warga dan 27 Tempat Usaha Terjaring Razia Protokol Kesehatan di Kota Sukabumi
Sekretaris Panitia Seleksi (Pansel) Calon Direksi Perumda Air Minum Tirta Medal, Maman Nurahman mengatakan, keempat peserta yang lolos hingga tahap wawancara tersebut yakni tiga dari internal dan satu dari eksternal.
"Kalau peserta dari internal, Imas Permasih, Rd. Moch Taufik, dan Deni Rochendi. Dari eksternal Eliandi Dasuki, itu peserta dari Bandung, pengusaha," kata Maman yang menjabat Kepala Bagian Ekonomi pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumedang ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/wawancara-untuk-calon-direktur-pdam-sumedang.jpg)