CCTV Dipasang di 5 Titik Sumedang Untuk Pantau Protokol Kesehatan, Begini Komentar Warga
Komentar warga Sumedang terkait pemasangan CCTV di lima titik untuk memantau protokol kesehatan.
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: taufik ismail
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Sejumlah warga Kabupaten Sumedang menyambut baik terkait pemasangan CCTV di lima titik keramaian untuk memantau dan menindak pelanggar protokol kesehatan saat pandemi Covid-19.
Seperti diketahui, Diskominfosanditik Kabupaten Sumedang memasang CCTV di Taman Telor, Alun-alun Tegal Kalong, Masjid Agung Sumedang termasuk Alun-alun Sumedang, Bunderan Binokasih, dan di sekitar Griya Plaza.
Warga Rancakalong, Maria Salim (29) mengatakan, jika warga telah mengetahui tujuan pemasangan CCTV tersebut, nantinya bisa meminimalisasi angka pelanggaran protokol kesehatan.
"Tapi, jangan dipantau yang enggak pakai masker dan kerumunan saja, harus dengan aksi kriminalitas serta lalu lintasnya," ujar Maria saat dihubungi Tribun Jabar melalui sambungan telepon, Rabu (14/10/2020).
Menurutnya, terkait kebijakan pemasangan CCTV tersebut, sudah sangat bagus karena bisa memudahkan untuk memantau segala kegiatan apapun, termasuk memantau kerumunan di saat pandemi Covid-19.
"Zaman sekarang, kan, di mana-mana sudah ada CCTV, ya. Apalagi dipasang di tempat keramaian bisa lebih bagus untuk memantau pelanggar protokol kesehatan dan kendaraan," ucapnya.
Sementara terkait sanksi bagi pelanggar, dia lebih setuju sanksi sosial saja daripada adanya sanksi denda Rp 100 ribu untuk warga yang kedapatan melanggar protokol kesehatan.
"Kalau sanksi denda enggak setuju, karena cari duit susah, apalagi dendanya Rp 100 ribu. Lebih baik sanksinya bersihin tempat umum karena itu juga sudah capek," kata Maria.
Warga lainnya Agun Gunawan (33) juga setuju dengan adanya pemasangan CCTV untuk memantau warga yang melanggar protokol kesehatan di lima titik keramaian tersebut.
"Tapi penindakannya harus benar-benar dilakukan jika ada yang terekam CCTV melanggar protokol kesehatan, seperti tidak pakai masker dan berkerumun," katanya.
Menurutnya, kebijakan pemasangan CCTV di tempat keramaian untuk memantau penerapan protokol kesehatan ini merupakan sebuah inovasi karena selama ini hanya dipasang di tempat-tempat tertentu saja.
"Semoga inovasinya bisa diterapkan dan dijalankan dengan baik," ucap Agun.
Baca juga: VIDEO CCTV Dipasang di Tempat Ramai di Sumedang, yang Tak Pakai Masker Bakal Ketahuan
Baca juga: Pantau Pelanggar Protokol Kesehatan Menggunakan CCTV, Pemkab Sumedang Keluarkan Rp 298 Juta
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/cctv-dipasang-di-tempat-ramai-di-sumedang.jpg)