Sudah Seperti Tradisi, Warga Ramai-ramai Tangkap Ikan saat Bendung Rentang Sengaja Dikeringkan

Penangkapan ikan di lokasi tersebut sudah seperti pesta rakyat yang difasilitasi oleh pengelola bendung.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Cirebon/ Eki Yulianto
Situasi Bendung Rentang Jatitujuh pasca dikeringkan, Senin (12/10/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA- Sejumlah warga ramaikan Bendung Rentang Jatitujuh, tepatnya di Desa Panongan, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka untuk menangkap ikan, Selasa (12/10/2020).

Hal ini dimanfaatkan warga setelah Bendung Rentang sengaja dikeringkan oleh pihak pengelola guna perawatan secara berkala setiap tahunnya.

Salah satu warga asal Desa Cisambeng, Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka, Erik (42) mengatakan setiap tahunnya selalu hadir mencari ikan disaat Bendung Rentang dikeringkan.

Dikatakan dia, pencarian ikan di saat Bendung Rentang dikeringkan dirasa lebih mudah.

Baca juga: Miris, Salah Satu Spot Wisata Geopark Ciletuh Sukabumi Dijadikan Tambang Batu Ilegal

"Hampir setiap tahun saya datang ke sini untuk mencari ikan, lumayan dapatnya berkali-kali lipat dibanding saat air penuh," ujar Erik saat ditemui di lokasi, Senin (12/10/2020).

Dirinya menyampaikan, penangkapan ikan di lokasi tersebut sudah seperti pesta rakyat yang difasilitasi oleh pengelola bendung.

Sebab, jika Bendung Tentang dikeringkan, banyak warga antusias untuk menangkap ikan.

"Saya saja jauh-jauh dari Cisambeng, banyak juga dari luar Majalengka untuk datang ke sini, sudah kaya pesta rakyat," ucap dia.

Nantinya, kata pria yang juga berprofesi sebagai petani itu, dirinya akan memanfaatkan hasil penangkapan ikan tersebut untuk makan sehari-sehari.

Baca juga: Demi Perawatan, Bendung Rentang Jatitujuh di Majalengka Sengaja Dikeringkan

Selain itu, di jual juga menjadi salah satu opsi untuk mencari untung hasil penangkapan ikan tersebut.

"Ini saya hingga siang bisa dapat 5 kg, seperti ikan Berod, Geng geheng dan lain-lain," kata Erik.

Selain itu, menurut warga Kabupaten Cirebon, Ono (36) diriya mendapatkan informasi terkait penangkapan ikan massal itu dari sosial media.

Ono mengaku menangkap ikan menjadi salah satu hobinya yang tidak ingin dilewatkan.

"Tahu dari media sosial, kebetulan saya juga senang kalau menangkap ikan, apalagi potensi mendapatkan ikannya jauh lebih banyak, makanya saya datang ke sini," tutur dia.

Diketahui, pengeringan Bendung Rentang Jatitujuh ini dilakukan setiap tahunnya.

Tujuan dilakukan kegiatan tersebut yakni, untuk perawatan terkait peralatan dan kondisi terkini Bendung tersebut.

Baca juga: Demi Perawatan, Bendung Rentang Jatitujuh di Majalengka Sengaja Dikeringkan

Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved