Cerita Kriminal
Tenteng Kapak dan Kepala Istri, Pria Ini Jalan Tenang ke Kantor Polisi, Mengaku Dipicu Cemburu
Kinnar Yadav, pria asal Uttar Pradesh India, dilanda cemburu berat, sehingga tega memenggal istrinya yang sedang berbincang dengan tetangga.
TRIBUNJABAR.ID - Di pundak kanannya, pria itu memanggul kapak, sementara dengan tangan kirinya, ia menenteng kepala manusia yang masih meneteskan darah.
Pria itu adalah Kinnar Yadav (40), sementara yang ditentengnya adalah kepala istrinya, Vimla (35).
Dengan ketenangan luar biasa, Kinnar Yadav berjalan sejauh 3 km dari desanya di Beberu, Uttar Pradesh India, ke kantor polisi untuk menyerahkan diri.
Tentu saja di sepanjang jalan banyak orang yang menyaksikan pemandangan mengerikan itu. Tak sedikit kaum perempuan langsung menjerit begitu melihat itu.
• Perempuan Bandung Dimutilasi Suaminya yang Tentara, Ini Cara Pelaku Menghabisi Istrinya dengan Sadis
• Cerita Ibu Pelaku Pembunuhan dan Mutilasi di Kalibata City, Kaget Luar Biasa Lihat di Televisi
• Fakta Baru Kasus Mutilasi, 2 Pelaku Sempat Menginap Satu Malam Bersama Jasad Korban
Tak banyak orang yang berani mendekat, apalagi menangkap Kinnar Yadav.
Kisah mengerikan bermula hanya beberapa menit sebelumnya. Kala itu, Kinnar marah besar ketika melihat istrinya, Vimla, berbincang dengan seorang tetangganya.
Seperti diberitakan, DailyStar, Sabtu (10/10/2020), Kinnar langsung memenggal kepala sang istri.
Menurut laporan media lokal, Kinnar telah lama mencurigai Vimla tidak setia padanya.
Seorang warga desa Beberu mengatakan, ada yang memberitahu Kinnar bahwa Vimla berselingkuh dengan tetangganya, Ravikant Yadav.
Dilaporkan, pada Jumat (9/10/2020) pagi, Kinnar berjalan-jalan ke luar rumah, untuk membeli seekor kerbau.
Namun, belum sampai di tujuan, Kinnar tiba-tiba memutuskan pulang untuk menanyakan Vimla kerbau yang bagus.
Namun, sesampai di rumahnya, ia menemukan Vimla sedang mengobrol dengan Rakivant.
Melihat mereka berdua bersama-sama, api cemburu Kinnar membara.
Pemandangan di depan matanya itu seolah menjadi pembenar atas segala rumor yang selama ini berseliweran di desanya.
Kinnar gelap mata dan mengambil kapak. Lalu dengan kapak itu, ia menyerang kedua orang itu.
