Rabu, 6 Mei 2026

Pilkada Kabupaten Bandung

Penerapan Protokol Kesehatan Kampanye Pilkada Kabupaten Bandung Sudah Lebih Baik Meski Belum Ideal

Penerapan protokol kesehatan Covid-19 oleh para pasangan calon bupati dan wakil bupati beserta timnya sudah semakin baik.

Tayang:
Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: Giri
Istimewa
Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antarlembaga Bawaslu Kabupaten Bandung, Hedi Ardia 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Penerapan protokol kesehatan Covid-19 oleh para pasangan calon bupati dan wakil bupati beserta timnya saat kampanye pada Pilkada Serentak Kabupaten Bandung, kini lebih baik.

Hal tersebut diungkapkan oleh Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antarlembaga Bawaslu Kabupaten Bandung, Hedi Ardia, saat dihubungi Tribun, Jumat (9/10/2020).

Sebelumnya sempat diberitakan, semua pasangan calon yang mengikuti kontestasi di Pilkada Kabupaten Bandung 2020 kedapatan melanggar protokol kesehatan Covid-19.

"Terkait hal itu (penerapan protokol kesehatan Covid-19), berdasarkan laporan, dan dokumentasi yang disampaikan dari tingkat kecamatan ke Kabupaten, kami melihat sudah ada perbaikan," ujar Hedi Hedi.

Hedi memaparkan, masing-masing pasangan calon dan tim kampanye mulai menghitung massa yang hadir.

"Massa yang hadir itu tidak lebih dari 50 orang, lebih tertib sekarang," kata hedi.

Hedi menjelaskan, kalaupun ada, misalkan jarak tak dijaga satu meter karena memang konsepnya tatap muka blusukan ke rumah-rumah, itu susah

"Sebab memang rumah itu luasnya tak ideal dan berbeda-beda. Yang penting APD-nya seperti masker dipakai, kemudian juga massanya tak lebih dari 50 orang," ujar dia.

PSSI Berusaha Tahan Elkan Baggot Lebih Lama Gabung Timnas, Pengikut IG Bikin Media Inggris Heran

Anak Buah Prabowo Subianto di Gerindra Meninggal Dunia karena Covid-19, Ketua DPD Gerindra Jatim

Presiden Jokowi Tanggapi Surat Gubernur Ridwan Kamil soal UU Cipta Kerja, Diminta Satu Narasi

Kalaupun berdesakan, kata Hedi, ada jarak sedikit, tak apa walaupun tak satu meter.

"Sebab kalau kita mau saklek 100 persen (susah), mungkin enggak akan ada yang bisa kampanye. Penerapan protokol kesehatan sekarang sudah lebih baik," tuturnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved