Breaking News:

Kompetisi Tidak Pasti, Pelatih Persib Bandung Mengaku Sulit Bikin Program Latihan

Membuat program latihan di tengah ketidakpastian kompetisi Liga 1 merupakan sesuatu yang membingungkan

Tribun Jabar/Deni Denaswara
Robert Alberts 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferdyan Adhy Nugraha

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Membuat program latihan di tengah ketidakpastian kompetisi Liga 1 merupakan sesuatu yang membingungkan bagi Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts.

Meski PSSI sudah merencanakan menggelar Liga 1 pada November mendatang, namun tak adanya kepastian serta garansi membuat Robert harus memikirkan program latihan secara matang.

"Tentunya, saya sangat kebingungan. Seperti yang saya katakan sebelumnya, semua sudah sangat siap termasuk melakukan perjalanan yang jauh. Kami sudah menjadwalkan perjalanan menuju Yogyakarta dan sudah menyiapkan segalanya, dan para pemain juga sudah siap. Namun tiba-tiba semuanya dibatalkan lagi, dan sekarang belum dikonfirmasi apapun," ujar Robert setelah memimpin latihan di Stadion SPOrT Jabar Arcamanik, Jumat (9/10/2020).

Robert menambahkan, Liga 1 yang rencananya digelar pada November belum sampai tahap terkonfirmasi. Sehingga saat ini, semua persiapan yang dilakukan baru sebatas ancang-ancang jika PSSI memberikan informasi soal jadwal kick off.

Uji Coba KBM Tatap Muka di Dua SMA di Sumedang Diperpanjang Dua Pekan

"Dari kabar yang saya dapat, nanti akan ada pertemuan pada hari Selasa depan di Yogyakarta, jadi kita tunggu hasil dari rapat itu," katanya.

Dia mengakui, hal yang paling sulit sekarang ini adalah mempersiapkan mental bertanding anak asuhnya karena sempat jatuh ketika PSSI menunda kick off tiga hari sebelumnya.

Sehingga hal yang bisa dilakukannya saat ini adalah untuk menguatkan satu sama lain agar bisa segera kembali fokus untuk mencapai target yang diinginkan.

"Dan yang jadi situasi paling sulit bagi orang-orang seperti saya yang membuat rencana dan membangun tim untuk mendapat hasil terbaik tapi kompetisinya batal. Itu membuat pemain down dan kami harus menguatkan satu sama lain untuk bangkit, dan itu membutuhkan waktu yang tidak sedikit.," ucapnya.

Ajun Sering Bohongi Ibu Setahun Pertama Jalin Kasih dengan Jennifer, Begini Akhirnya Dapat Restu

Mantan pelatih Arema FC ini merasa tahun ini sangat membingungkan karena kompetisi yang diharapkan bisa bergulir harus mengalami penundaan terus menerus.

Dia paham, situasi pandemi virus corona membuat PSSI harus bekerja ekstra keras agar kompetisi dapat terus berlanjut dengan persiapan yang begitu rumit.

"Jadi PSSI harus tegas dalam membuat keputusan dan harus terkoordinir dengan pihak otoritas. Jadi tidak ada lagi penyataan liga akan digelar namun akhirnya dibatalkan. Putuskan iya atau tidak, jangan membuat keputusan yang membingungkan karena itu tidak membantu siapapun," ujarnya.

Penulis: Ferdyan Adhy Nugraha
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved