Breaking News:

VIDEO-Main Video Tiktok Sebut Masjid Putar Lagu Diskotik, Kenneth William Mengaku Hanya Iseng

Pemilik akun aplikasi Tiktok kenwilboy, Kenneth William (19) sudah berpakaian tahanan Polrestabes Bandung

Penulis: Mega Nugraha | Editor: Teguh Kurnia

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemilik akun aplikasi Tiktok kenwilboy, Kenneth William (19) sudah berpakaian tahanan Polrestabes Bandung setelah ditetapkan tersangka Pasal 45 ayat 1 Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Dia juga diborgol.

"Saya Kenneth William, saya meminta maaf sebesar-besarnya kepada umat Islam dan kepada Persis, dan kepada semua orang yang tersinggung oleh konten saya tersebut di Tiktok kemarin, saya berjanji saya tidak akan mengulanginya lagi,"ujar William, di Mapolrestabes Bandung, Jalan Merdeka Kota Bandung, Senin (5/10/2020).

Pada Minggu 4 Oktober, dia di depan Masjid Persis Jalan Pajagalan. Kemudian, dia mengunggah video dengan menyebut Masjid Persis sedang memutar lagi seperti lagu diskotik. Padahal, sebenarnya tidak ada suara musik tersebut. Videonya kemudian viral.

"Motivasinya, saya khilaf, iseng. Maaf. Saya enggak ada yang menyuruh. Hanya iseng," ucap dia.

Pasal 45 ayat 1 Undang-undang ITE mengatur tentang perbuatan menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan kebencian berdasarkan SARA. Ancaman pidananya di atas 5 tahun. Sehingga, dia ditahan.

"‎Saya tuh tidak punya mimpi seperti ini. Saya paham banget saya bersalah dan menyinggung banyak orang. Padahal tuh enggak mau terkenal dengan cara yang seperti ini tapi dengan yang mengharumkan bangsa," ucap dia.

Kenneth William sendiri tinggal tidak jauh dari sekitar Masjid Persis Jalan Pajagalan. Lantas bagaimana ide membuat konten Tiktok di Masjid?

"Khilaf pak, maaf. Saya juga telah mengecewakan kedua orang tua saya, tadi pagi saya ditelepon. Saya enggak bilang apa-apa hanya bilang minta maaf ke kedua orang tua saya, saya meminta maaf juga kepada semua orang yang sudah tersinggung,"ucap dia.

Kapolrestabes Bandung Kombes Ulung Sampurna Jaya menambahkan, Kenneth terancam pidana penjara 6 tahun.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved