Selamat Hari Batik Nasional! Sudah Tahu dengan Sejarah Batik? Berikut Ulasannya Secara Singkat

Biasanya, peringatan Hari Batik Nasional ini ditandai dengan kewajiban pegawai instansi pemerintahan dan swasta untuk mengenakan baju batik

Tribun Jabar/Ahmad Imam Baehaqi
Seorang perajin saat membatik di Desa Trusmi, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, Minggu (24/3/2019). 

TRIBUNJABAR.ID - Setiap 2 Oktober diperingati sebagai Hari Batik Nasional.

Biasanya, peringatan Hari Batik Nasional ini ditandai dengan kewajiban pegawai instansi pemerintahan dan swasta untuk mengenakan baju batik.

Bagaimana sejarah penetapan 2 Oktober sebagai Hari Batik Nasional?

Lima Perupa Wanita Kisahkan Kekayaan Nusantara di Atas Kain Batik

KABAR GEMBIRA: Tahun Depan, Pangkat Terendah TNI Bakal Bergaji Minimal Rp 7 Jutaan/Bulan

Pada 2 Oktober 2009 atau sebelas tahun yang lalu, batik ditetapkan sebagai daftar Intangible Cultural Heritage (ICH) UNESCO atau Warisan Budaya Takbenda (WBTb) pada sidang UNESCO di Abu Dabhi.

Penetapan itu merupakan yang ketiga kalinya bagi Indonesia setelah keris dan wayang yang terlebih dahulu masuk ke dalam daftar ICH UNESCO.

Pada naskah yang disampaikan ke UNESCO, dikutip dari laman resmi Kemendikbud, batik diartikan sebagai teknik menghias yang mengandung nilai, makna, dan simbol budaya.

Dari 76 seni dan budaya warisan dunia yang diakui UNESCO, Indonesia hanya menyumbangkan satu, Cina 21, dan Jepang 13 warisan.

Proses pembuatan batik motif gerabah di Galeri Menong, Jalan Veteran, Kabupaten Purwakarta.
Proses pembuatan batik motif gerabah di Galeri Menong, Jalan Veteran, Kabupaten Purwakarta. (Tribunjabar/Ery Chandra)

Proses penetapannya pun terbilang cepat, karena Indonesia mengajukannya ke UNESCO pada September 2008.

Pada Januari 2009, UNESCO menerima pendaftaran tersebut secara resmi dan dilakukan pengujian tertutup di Paris pada Mei di tahun yang sama.

Dari lima domain penilaian, batik memenuhi tiga domain, yaitu tradisi dan ekspresi lisan, kebiasaan sosial dan adat istiadat masyarakat ritus, perayaan-perayaan serta kemahiran kerajinan tradisional.

Bagaimana sejarah batik?

Soal sejarah, eksistensi batik telah ada sejak lama di Nusantara.

Walaupun kata "batik" berasal dari bahasa Jawa, kehadiran batik pertama di Jawa sendiri tidaklah tercatat.

Menurut G.P Rouffer, teknik batik ini kemungkinan diperkenalkan dari India atau Srilanka pada abad ke-6 atau ke-7.

Halaman
12
Sumber: Kompas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved