Virus Corona di Jabar
Hasil Pemeriksaan Keluar, Data Pasien Meninggal Akibat Covid-19 di Cimahi Bertambah Satu Orang
Jumlah orang terkonfirmasi positif yang meninggal bertambah menjadi 8 orang yang hingga 24 September 2020 masih 7 orang.
Penulis: Daniel Andreand Damanik | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Wartawan Tribun Jabar Daniel Andreand Damanik
TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Angka kematian akibat Covid-19 di Kota Cimahi bertambah satu orang pada Jumat (25/9/2020).
Data tersebut diperoleh dari Pusat Informasi Covid-19 Cimahi (PICC) pada Jumat (25/9/2020) pukul 10.00 WIB.
Jika merujuk pada data yang dikeluarkan PICC pada Kamis (24/9/2020), bahwa jumlah orang meninggal pada status "Probable" ialah 5 orang. Sementara pada hari ini (25/9/2020), angka berkurang satu orang.
• Perlu Diajak Bersinergi, Ini Harapan Ridwan Kamil kepada Kadin Jabar yang Sedang Berpolemik
Sementara, jumlah orang terkonfirmasi positif yang meninggal bertambah menjadi 8 orang yang hingga 24 September 2020 masih 7 orang.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Chanifah Listyarini membenarkan bahwa hasil pemeriksaan terhadap seorang warga Cimahi sebelum meninggal dunia telah dilakukan. Namun, sebelum hasil Swab keluar, pasien telah meninggal dunia.
"Penambahan tersebut dari kasus Probable yang hasilnya sudah keluar. Almarhum merupakan warga Kelurahan Cipageran. Jenis kelaminnya laki-laki," kata Chanifah, Jumat (25/9/2020).
Di Kota Cimahi, jumlah Orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 306 orang. 239 orang sudah sembuh, 59 orang masih positif aktif dan 8 meninggal dunia .
• Jadwal Lengkap Liga Italia Pekan Kedua, AC Milan Andalkan Penyerang Muda Tanpa Zlatan Ibrahimovic
Sementara, jumlah orang yang meninggal pada kasus Probable saat ini 4 orang. Jumlah kontak erat saat ini ialah 9.050 orang dengan rincian 508 masih diisolasi, 8.542 sudah selesai isolasi.
Sementara, ada 1.306 orang yang suspek, 106 diantaranya masih dalam perawatan dan 1.200 sudah selesai dalam perawatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/pemakaman-pasien-covid-19-di-kabupaten-sumedang.jpg)