Jumat, 10 April 2026

Kasus Dugaan Biji Plastik Tercampur di Beras Bansos, Anggota DPRD Cianjur Minta Diusut Tuntas

Sementara itu Polres Cianjur telah memeriksa beberapa saksi dan mendengarkan keterangan dari para korban yang telah memakan beras berisi biji plastik.

Penulis: Ferri Amiril Mukminin | Editor: Ravianto
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Camat melakukan investigasi dugaan adanya biji plastik dalam beras BPNT di wilayah Bojongpicung, Cianjur. 

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Semua pihak berharap kasus butiran biji plastik yang terdapat dalam bansos beras untuk warga miskin Cianjur terungkap dan terang benderang.

Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Cianjur, Susilawati SH MKP juga berharap kasus ini diusut tuntas dan memberikan rasa keadilan bagi warga terutama wong cilik.

"Saya berharap agar kasus ini bisa diusut tuntas. Pasalnya mencuatnya kasus ini telah mencederai nilai-nilai kemanusiaan," ujar Susi di Cianjur, Rabu (23/9/2020).

Susi berharap ada evaluasi dan verifikasi ulang mengenai kualitas suplier oleh dinas sosial.

"Sehingga ada kontrol yang baik, tidak dilakukan bebas siapa saja bisa jadi suplier, agar menjamin kualitas beras yang didistribusikan," katanya.

Ia mengatakan, jangan sampai progam yang bagus dilaksanakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, sehingga yang menjadi korban rakyat.

Sementara itu Polres Cianjur telah memeriksa beberapa saksi dan mendengarkan keterangan dari para korban yang telah memakan beras berisi biji plastik.

Polres Cianjur meminjam tempat di Polsek Bojongpicung agar proses penggalian informasi dari para saksi bisa cepat dilakukan karena dekat dengan tempat tinggal.

Pantauan terlihat empat warga dari Kampung Margaluyu dan Kampung Kebon Cengkeh satu persatu memasuki unit Reskrim Polsek Bojongpicung.

Selesai memberikan keterangan, warga kembali diperiksa kesehatannya oleh medis dari Puskesmas Bojongpicung.(fam)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved