Minggu, 26 April 2026

Video Viral Makam Digenangi Cairan Merah seperti Darah, Polisi Sedang Menyelidiki

Dilansir dari Harian Metro, kejadian tersebut terekam dalam video dan viral di sosial media, juga menjadi perbincangan hangat masyarakat.

Editor: Ravianto
harian metro
Makam yang digenangi cairan merah seperti darah di Alor Setar, Malaysia. 

TRIBUNJABAR.ID, ALOR SETAR - Sebuah video yang memperlihatkan kondisi sebuah makam menjadi viral di media sosial.

Makam tersebut terlihat digenangi cairan warna merah seperti darah. ( makam digenangi cairan seperti darah di Malaysia )

Makam itu sendiri terletak di Makam Islam Masjid Al Irfan, Derga, Alor Setar, Malaysia.

Dilansir dari Harian Metro, kejadian tersebut terekam dalam video dan viral di sosial media, juga menjadi perbincangan hangat masyarakat.

"Almarhum adalah orang yang baik dan baru saja dimakamkan kira-kira tiga minggu lalu, dan meninggal dunia pada usia 70-an akibat sakit tua," terangnya.

"Sepanjang hayatnya, almarhum banyak melakukan amal jariah dan kebajikan di masjid ini," katanya ketika ditemui di pekarangan Masjid Al Irfan.

Pihaknya pun menyayangkan dengan adanya berita viral yang beredar.

VIRAL Makam Digenangi Cairan Merah Bak Darah, hingga Polisi Turun Tangan Lakukan Penyelidikan
VIRAL Makam Digenangi Cairan Merah Bak Darah, hingga Polisi Turun Tangan Lakukan Penyelidikan (Source: Harian Metro)

Salah satu jamaah Masjid Al Irfan, Alias ​​Ishak (40) mengatakan jamaah masjid sepakat melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

“Sudah diinformasikan bahwa jemaah masjid sudah melapor ke polisi,” ujarnya saat dihubungi.

Alias ​​pun berharap agar kisah viral makan yang diklaim masyarakat sebagai 'berdarah' ini tidak menyebar lagi.

Lantaran tidak ingin menimbulkan fitnah dan aib bagi almarhum dan ahli warisnya.

Pejabat Agama Kabupaten Kota Setar, Ahmad Faisol Omar mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih menunggu pemeriksaan polisi sebelum berkomentar lebih lanjut terkait masalah tersebut.

“Sebagai seorang petugas agama distrik, saya menyarankan untuk tidak mengirimkan video viral itu," katanya.

"Untuk menjaga kepekaan dan perasaan anggota keluarga korban."

"Pihak saya belum bisa memastikan hal ini dan keputusan sebenarnya membutuhkan hasil penyelidikan forensik," ujarnya lagi.

Sebelumnya, Ahmad Faisol menuturkan, dirinya sempat turun ke lapangan untuk melihat kondisi makam yang tersebar di media sosial.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved