Breaking News:

VIDEO Terjaring Tak Pakai Masker, Pengendara Motor di Rancasari Kota Bandung Dihukum Push Up

Sejumlah pengendara motor diminta langsung menepi karena kedapatan tak pakai masker.

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Aparat gabungan kewilayahan di Kecamatan Rancasari, Kota Bandung menggelar operasi yustisi.

Sasarannya sejumlah pengendara di Jalan Raya Cipamokolan, Kecamatan Rancasari (Riung Bandung), Kota Bandung dalam rangka AKB yang diperketat.

Dalam operasi yang digelar oleh 25 petugas gabungan, meliputi Satpol PP, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas Kecamatan Rancasari ini tampak petugas memberikan imbauan yang diikuti tindakan tegas kepada para pelanggar yang tidak menaati protokol kesehatan, khususnya terkait konsistensi penggunaan masker.

Bahkan, beberapa pengendara roda dua yang tertangkap tangan pun langsung diminta menepi dan dilakukan pendataan identitas, seraya memperoleh sanksi tegas berupa push up dari para petugas.

Salah seorang pengendara yang terjaring razia petugas, Amin (32) mengaku, awalnya terkejut dengan adanya operasi yustisi tersebut, terlebih kegiatan simpatik itu tanpa ada sosialisasi sebelumnya.

Meski demikian, ia tetap mengapresiasi langkah pemerintah yang tegas dalam upaya memutus rantai penularan covid-19.

"Iya, awalnya saya kaget kok banyak polisi, TNI, sama Satpol PP, saya pikir ada kejadian apa gitu, saya enggak ngeh sama razia masker. Tiba-tiba saya disuruh ke pinggir terus diminta KTP sama disuruh push up. Kalau ditanya jengkel apa engga ya pasti ada lah (kesal) tapi kan ini demi kebaikan bersama untuk warga lebih disiplin, karena corona masih ada," ujarnya usai mendapat sanksi petugas, Selasa (15/9/2020).

Sementara itu, Kapolsek Rancasari, Kompol Wendy Boyoh mengatakan, kegiatan operasi yustisi ini sebagai wujud menindaklanjuti instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

"Upaya yang kami lakukan dalam pengaplikasian dari aturan tersebut yaitu, menindak tegas masyarakat yang tidak menggunakan masker, berupa pencatatatan identitas kependudukan dalam arsip laporan tindak pelanggaran juga yang bersangkutan mendapatkan sanksi, baik itu sanksi fisik, administrasi, maupun tindakan lain yang memberikan efek jera untuk tidak melakukan pelanggaran kembali," ujarnya di sela kegiatan operasi yustisi di Jalan Raya Cipamokolan, Selasa (15/9/2020).

Halaman
12
Penulis: Cipta Permana
Editor: yudix
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved