Breaking News:

Ada Relawan Positif Covid-19, Begini Kata Relawan Lain yang Baru Disuntik Vaksin Covid-19

Adanya relawan yang positif Covid-19 walau sudah disuntik uji klinis vaksin SARS-COV-2 atau Covid-19

Ada Relawan Positif Covid-19, Begini Kata Relawan Lain yang Baru Disuntik Vaksin Covid-19
TRIBUN JABAR / TIAH SM
Rendiana Awangga, anggota DPRD Kota Bandung.

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM

TRIBUNJABAR. ID, BANDUNG - Adanya relawan yang positif Covid-19 walau sudah disuntik uji klinis vaksin SARS-COV-2 atau Covid-19, tak menyurutkan anggota DPRD Kota Bandung Rendiana Awangga menjadi relawan.

"Saya disuntik uji klinis, kemarin sore, Jumat 11 September 2020 di Kampus Universitas Padjadjaran di Jalan Eyckman, " ujar Awang sapaan wakil rakyat dari Partai Nasdem itu di Jalan Sukabumi, Sabtu (12/11/2020).

Awang mengaku usai disuntik agak berkeringat sebentar tapi sesudah itu tak terasa apa apa.

Menanggapi adanya terpapar Covid-19 setelah disuntik uji klinis covid, menurut Awang, karena yang mengikuti uji klinis ini ada dua kelompok disuntik cairan vaksin dan disuntik plasebo atau cairan tanpa vaksin.

"Mungkin relawan yang terpapar tidak menjaga protokol kesehatan atau yang disuntik plasebo ," ujar Awang.

Meski Sembuh dari Covid-19 dan Diizinkan Keluar Rumah, Sekda Kota Cirebon Masih Menahan Diri

Menurut Awang, semua relawan yang sudah disuntik harus menjalani protokol kesehatan.

Dalam test ini baik dokter yang melakukan vaksin dan juga subyek penelitian tidak mengetahui apakah ia diberikan vaksin asli atau plasebo, semua dijelaskan sejak awal oleh para peneliti.

Menanggapi meningkatnya kasus positif covid di Kota Bandung dan diberlakukannya Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) ketat sangat mendukung.

"Seluruh upaya dalam rangka menekan penyebaran covid-19 ini perlu diambil tindakan tegas,.tetapi jangan sampai upaya tersebut juga menekan kondisi ekonomi masyarakat," ujar Awang.

Awang mengatakan, AKB yang diperketat merupakan salah satu upaya yang kami dukung, dengan catatan penegakannya dilakukan secara masif melibatkan juga unsur unsur masyarakat, serta instansi, serta pihak swasta.

"Saat ini kunci utamanya adalah disiplin melakukan protokoler kesehatan, semua warga harus disiplin untuk memutus covid 19," ujar Awang.

Cek Jadwal Terbaru BLT Tahap 3 untuk Pekerja Swasta, Tak Jadi Dicairkan Jumat 11 September Kemarin

Awang mengatakan, Covid19 di Indonesia masih belum menunjukkan tanda tanda mereda, beberapa upaya dilakukan untuk mengendalikan penyebaran covid19.

Di Jakarta PSBB kembali diberlakukan karena penyebaran covid19 yang semakin tidak terkendali.Keputusan itu cukup banyak menuai kontra dikarenakan dampak ekonomi baik makro maupun mikro diprediksi akan terjadi.

"Salah satu upaya lain yang sedang dilakukan Pemerintah adalah dengan melakukan riset Vaksin Covid-19 yang sudah beberapa waktu ini dilakukan di Kota Bandung," ujar Awang

Penulis: Tiah SM
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved